Apple menggugat OpenAI atas pencurian rahasia dagang dalam gugatan blockbuster

Selama dua tahun terakhir, Apple dan OpenAI dianggap sebagai mitra dekat AI. ChatGPT mendukung fitur-fitur utama Apple Intelligence, Siri dapat menyerahkan pertanyaan kompleks ke OpenAI, dan bersama-sama kedua perusahaan membantu menghadirkan AI generatif ke jutaan perangkat Apple. Kini, kemitraan tersebut telah mengalami perubahan yang dramatis. Apa yang Apple tuduhkan pada OpenAI? Apple telah mengajukan gugatan terhadap OpenAI, menuduh perusahaan AI tersebut mengatur upaya terkoordinasi untuk mencuri rahasia dagang rahasia dan informasi produk yang belum dirilis melalui mantan karyawan Apple saat perusahaan tersebut membangun bisnis perangkat kerasnya sendiri. Dalam gugatannya, Apple menuduh OpenAI mendorong karyawannya untuk berbagi dokumen rahasia, gambar teknik, komponen produk, spesifikasi teknis, dan materi kepemilikan lainnya terkait perangkat yang belum dirilis. Perusahaan ini bahkan melangkah lebih jauh dengan menyatakan bahwa “di setiap tingkatan, mulai dari staf teknis hingga chief hardware officer, dan dalam koordinasi dengan mitra bisnis, OpenAI telah mencuri rahasia dagang dan informasi rahasia Apple.” Gugatan tersebut secara khusus menyebut nama Tang Tan, Chief Hardware Officer OpenAI dan mantan Wakil Presiden Desain Produk Apple, yang sebelumnya mengawasi pengembangan iPhone, Apple Watch, AirPods, dan beberapa produk perangkat keras lainnya. Apple juga menyebut nama mantan insinyur perangkat keras iPhone Chang Liu, dengan tuduhan dia mengunduh file rahasia, termasuk informasi tentang produk yang belum dirilis, presentasi teknik, spesifikasi teknis, dan data proyek kepemilikan, sebelum meninggalkan perusahaan untuk bergabung dengan OpenAI. TechCrunch / Flickr Apple mencari lebih dari sekedar kerugian finansial. Perusahaan ingin OpenAI berhenti menggunakan informasi apa pun yang diduga disalahgunakan, menghancurkan materi rahasia, dan mendesain ulang produk perangkat keras masa depan jika produk tersebut menggunakan teknologi milik Apple. Menurut Bloomberg, Apple juga mengklaim pihaknya berusaha menyelesaikan perselisihan tersebut secara pribadi sebelum mengajukan gugatan tetapi tidak mendapat tanggapan. Berikut rangkaian panjang tuduhan yang dilontarkan Apple terhadap OpenAI dalam gugatannya: Daftar tuduhan yang dilontarkan @Apple terhadap @OpenAI dalam gugatannya sangat panjang, dan cukup mengejutkan. Apple menuduh mantan karyawan Chang Liu (sekarang di OpenAI) mengeksploitasi bug autentikasi langka yang sebelumnya tidak diketahui untuk mendapatkan akses tidak sah ke akun bersama Apple… https://t.co/au1YTGbU14 pic.twitter.com/mBr0mFofWl— Tren Digital (@DigitalTrends) 10 Juli 2026 Mengapa gugatan ini menjadi masalah besar? Di luar tuduhan tersebut, gugatan tersebut menandai perubahan luar biasa dalam hubungan antara Apple dan OpenAI. Perjuangan Apple dalam kecerdasan buatan telah didokumentasikan dengan baik selama beberapa tahun terakhir, dan melalui kemitraannya dengan OpenAI, perusahaan tersebut akhirnya meluncurkan Apple Intelligence, mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Siri dan pengalaman bertenaga AI lainnya untuk bersaing lebih baik dengan pesaing seperti Google Gemini dan Microsoft Copilot. Bahkan saat ini, ChatGPT tetap menjadi satu-satunya model AI terdepan yang terintegrasi di seluruh ekosistem AI Apple, mencakup iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watch. Zhaojiankangphoto / 123RF Mengenai ambisi perangkat keras OpenAI, perusahaan tersebut baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan desainer legendaris Apple Jony Ive, yang karyanya membantu mendefinisikan produk ikonik seperti iPhone, iPod, dan MacBook. Melalui akuisisi atas Produk io, OpenAI diyakini secara luas sedang mengembangkan perangkat keras konsumen yang mengutamakan AI, dengan rumor yang menyebutkan perangkat wearable yang mengintegrasikan ChatGPT secara mendalam — konsepnya agak mirip dengan Humane AI Pin yang bernasib buruk, meskipun dengan tulang punggung AI yang jauh lebih kuat. Meskipun OpenAI masih bungkam mengenai jadwal peluncurannya, laporan menunjukkan bahwa perangkat pertama perusahaan tersebut mungkin akan tiba pada awal tahun depan. OpenAI Itu membuat waktunya sangat tepat. Meskipun Apple menuduh OpenAI membangun ambisi perangkat kerasnya menggunakan informasi rahasia, kedua perusahaan terus bekerja sama dalam fitur AI yang dapat digunakan oleh konsumen. Ditambah dengan akuisisi OpenAI atas startup Jony Ive, penunjukan mantan kepala perangkat keras Apple Tang Tan untuk memimpin upaya perangkat kerasnya, dan gugatan ini adalah babak terbaru dalam perlombaan untuk membangun perangkat AI generasi berikutnya.
Diterbitkan : 2026-07-10 21:11:00
sumber : www.digitaltrends.com



