BJP menyebut tuduhan Kongres terhadap Menteri Dalam Negeri Persatuan di FCRA ‘tidak berdasar dan bermotif politik’

Anggota Parlemen BJP Sambit Patra. Berkas | Kredit Foto: PTI Partai Bharatiya Janata (BJP) pada hari Jumat mengatakan tuduhan pemimpin Kongres KC Venugopal terhadap Menteri Dalam Negeri Persatuan Amit Shah atas Undang-Undang Kontribusi Asing (Peraturan) (FCRA) “tidak berdasar dan bermotif politik”. Tanggapan tersebut muncul setelah Mr. Venugopal, sekretaris jenderal Kongres, dalam sebuah postingan di X, mengatakan: “Seperti tipikal BJP, HM Amit Shah telah berbohong kepada CBCI tentang FCRA dan secara keliru mengalihkan kesalahan kepada menyembunyikan kesalahan pemerintahnya dalam mempersenjatai undang-undang FCRA.” “Pada kenyataannya, pemerintah Modi sangat bertekad menggunakan FCRA untuk melecehkan organisasi masyarakat sipil yang vokal dan lembaga-lembaga yang dikelola minoritas serta mengambil alih properti mereka,” katanya. Pada hari Jumat (10 Juli 2026), Konferensi Waligereja India (CBCI) mendesak Shah untuk mencabut RUU FCRA tahun 2026, dan Peraturan yang baru-baru ini diumumkan, dan meminta agar keduanya dirancang ulang setelah konsultasi yang lebih luas. dengan pemangku kepentingan.Menanggapi postingan pemimpin Kongres, anggota parlemen BJP dan juru bicara Sambit Patra mengatakan dalam sebuah postingan di X: “Tuan KC Venugopal, tampaknya seluruh partai Kongres telah terbiasa menyebarkan kebohongan dan setiap orang di partai telah diberi tanggung jawab untuk menyebarkan kebohongan yang berbeda.”Dia berkata: “Kebingungan yang disebarkan oleh Oposisi dan kepentingan tertentu mengenai amandemen Undang-Undang Kontribusi Asing (Peraturan) (FCRA) sepenuhnya tidak berdasar dan bersifat politis bermotivasi.” “Venugopal ji, semua tuduhan yang Anda buat bukan hanya tidak berdasar dan dibuat-buat, tetapi juga menggelikan. Bagaimanapun juga, RUU ini akan diperkenalkan di Parlemen. Pasti akan ada diskusi di sana. Kebenaran akan terungkap, dan faktanya akan menjadi jelas,” kata Patra. Dia mengatakan pemerintahan Modi tidak menjalankan kebijakan “kepercayaan rendah” dari pemerintahan UPA yang dipimpin Kongres, melainkan berdasarkan prinsip “akuntabilitas tinggi” dan “mengutamakan negara”. Diterbitkan – 11 Juli 2026 06:00 IST


Diterbitkan : 2026-07-11 00:30:00

sumber : www.thehindu.com