Mengapa orang dewasa muda yang sehat bisa terkena kanker usus besar? Para peneliti akhirnya bisa mendapatkan petunjuk


Salah satu misteri terbesar yang coba dipecahkan oleh para peneliti kanker adalah mengapa angka kanker kolorektal melonjak di kalangan orang dewasa muda. Kanker kolorektal, yang kini menjadi penyebab utama kematian terkait kanker pada pria dan wanita di bawah usia 50 tahun, telah menjadi hal yang mengkhawatirkan di antara penurunan umum angka kematian akibat kanker dalam beberapa dekade terakhir. Namun sebuah makalah yang diterbitkan bulan lalu di Nature Medicine yang meneliti risiko kanker dini telah memberikan petunjuk baru, memicu wacana yang ramai di komunitas sains—dan seterusnya. Sebuah tim peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St. Louis mulai meneliti apakah penuaan biologis yang lebih cepat dapat menjadi faktor yang dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa kanker dini, termasuk kanker kolorektal. Para peneliti menemukan bahwa generasi muda di AS dan Inggris tampaknya mengalami penuaan lebih cepat secara biologis akibat berbagai faktor fisik, sosial, dan sosiopolitik. “Temuan kami menunjukkan bahwa percepatan penuaan biologis dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena berbagai jenis kanker di awal kehidupan, khususnya kanker paru-paru dini, kanker kolorektal, dan kanker rahim,” ahli epidemiologi molekuler Yin Cao, yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan dalam ringkasan pentingnya makalah tersebut. Cao juga merupakan salah satu dari dua ilmuwan yang memimpin PROSPECT (yang merupakan singkatan dari Pathways, Risk Factors, and MOleculeS to Prevent Early-onset Colorectal Tumors), sebuah tim dalam inisiatif penelitian global senilai $25 juta yang disebut Cancer Grand Challenges yang didirikan pada tahun 2024 dan bertugas menyelidiki peningkatan kanker kolorektal pada orang dewasa muda. Dipimpin oleh Cao, para peneliti memeriksa sembilan biomarker darah yang berbeda antara orang-orang yang lahir setelah tahun 1965 dibandingkan mereka yang lahir antara tahun 1950 dan 1954, dan menemukan kemungkinan percepatan penuaan yang lebih tinggi di antara kelompok yang lebih muda. Hal ini bisa menjadi kunci untuk memahami kanker yang menyerang sejak dini karena usia rata-rata diagnosis adalah 67 tahun, menurut angka dari National Cancer Institute. MEMPERLAMBAT PENUAAN, MEMPERLAMBAT KANKER? Meskipun temuan makalah ini harus divalidasi, tim mungkin telah menemukan metode invasif minimal untuk deteksi dini kanker, bersamaan dengan skrining bertarget berbasis risiko dan bahkan tindakan pencegahan.


Diterbitkan : 2026-07-10 19:12:00

sumber : www.fastcompany.com