Smartphone murah semakin terdesak, dan AI adalah salah satu alasannya
![]()
Selama bertahun-tahun, pembeli ponsel pintar merasakan hal yang cukup baik. Bahkan ponsel berbiaya rendah kini menawarkan prosesor cepat, tampilan dengan kecepatan refresh tinggi, dan kamera yang tampak layak menjadi andalan beberapa tahun yang lalu. Namun tren tersebut mungkin akan melambat, dan AI memainkan peran besar. Andy Boxall / Tren Digital Menurut laporan baru dari Omdia, pengiriman global ponsel cerdas dengan harga di bawah $400 diperkirakan akan menurun lebih dari 22% pada tahun 2026, sebagian besar karena harga memori DRAM dan NAND yang terus meningkat. Karena fitur-fitur AI menuntut lebih banyak memori di seluruh industri, produsen merasa semakin sulit untuk membuat ponsel berbiaya terjangkau tanpa mengorbankan margin mereka yang sudah sangat tipis. Mengapa memori tiba-tiba menjadi begitu mahal Memori selalu menjadi salah satu biaya tertinggi dalam sebuah ponsel pintar, namun Omdia mengatakan hal ini menjadi beban yang lebih besar. Pada kuartal pertama tahun 2026, memori saja menyumbang hampir 60% dari tagihan material pada ponsel cerdas dengan harga di bawah $400, dan meningkat menjadi lebih dari 64% untuk ponsel dengan harga di bawah $99. Hal ini membuat produsen hanya memiliki sedikit ruang untuk menyerap kenaikan harga lebih lanjut. Andy Boxall / Digital Trends Merek telah mencoba memangkas biaya di tempat lain dengan menggunakan panel layar, sensor kamera, dan komponen radio yang lebih murah, namun Omdia mengatakan ponsel pintar kelas bawah sudah dioptimalkan dengan sangat ketat sehingga tidak banyak lagi yang bisa dipotong. Akibatnya, perusahaan seperti Transsion, OPPO, vivo, Honor, dan Xiaomi semakin terpaksa menaikkan harga atau menurunkan spesifikasi hanya untuk melindungi margin mereka. Ponsel premium tidak menghadapi masalah yang sama Menariknya, Omdia mengatakan tekanan ini sebagian besar terbatas pada segmen anggaran. Meskipun pengiriman ponsel di bawah $400 diperkirakan turun lebih dari 22%, ponsel pintar dengan harga di atas $400 diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,7% tahun ini. Perangkat premium menawarkan lebih banyak fleksibilitas kepada produsen untuk mengimbangi biaya memori yang lebih tinggi dengan mengubah tampilan, kamera, atau bahkan menggunakan chipset lama jika memungkinkan. Omdia Lucunya, AI seharusnya membuat smartphone lebih mumpuni. Sebaliknya, hal ini mungkin juga membuat ponsel menjadi lebih mahal, atau setidaknya membuat ponsel yang benar-benar terjangkau menjadi lebih sulit untuk dibuat. Jika perkiraan Omdia terbukti akurat, generasi berikutnya dari ponsel pintar murah mungkin akan menawarkan peningkatan yang lebih sedikit dibandingkan biasanya, atau hilang sama sekali karena merek mengalihkan fokus mereka ke perangkat yang lebih menguntungkan.
Diterbitkan : 2026-07-08 00:04:00
sumber : www.digitaltrends.com



