Serangan Mematikan Rusia Mengguncang Kyiv pada Malam KTT NATO

Ledakan mengguncang ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Senin pagi, menjelang KTT NATO, ketika Rusia melancarkan serangan besar kedua terhadap kota tersebut dalam beberapa hari. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang diperkirakan akan menghadiri KTT NATO di Turki, telah memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan “serangan besar-besaran baru” terhadap ibu kota tersebut. Ledakan keras mengguncang kota tersebut beberapa jam kemudian. Pemerintah militer regional mengatakan rudal balistik beterbangan, dan Walikota Vitali Klitschko mendesak warga untuk tetap tinggal di tempat penampungan. Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv, mengatakan setidaknya tujuh orang telah tewas. Setidaknya dua lusin orang lainnya terluka. Asap hitam tebal membubung di cakrawala saat fajar menyingsing. Klitschko mengatakan layanan darurat merespons beberapa kebakaran serta setidaknya satu gedung apartemen rusak tempat banyak orang terjebak. Pada hari Kamis, Rusia menyerang Kyiv dengan rudal dan drone dalam serangan hampir 12 jam yang menewaskan 31 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya. Pertemuan NATO dimulai pada hari Selasa di Ankara, Turki. Hal ini diperkirakan akan didominasi oleh respons aliansi terhadap perang di Ukraina.


Diterbitkan : 2026-07-06 03:05:00

sumber : www.nytimes.com