Anda mungkin mengabaikan nomor terpenting di perusahaan Anda

Perusahaan publik di Amerika diwajibkan oleh undang-undang untuk mempublikasikan satu angka: rasio antara gaji CEO dan gaji pekerja mediannya. Aturan ini telah berlaku sejak tahun 2017. Angka tersebut ada di setiap pernyataan proxy di bursa. Kebanyakan pemimpin tidak dapat memberi tahu Anda angka mereka sendiri. Jika Anda perhatikan, angkanya tidak terlalu kentara. Rata-rata di seluruh S&P 500 adalah 285 berbanding 1 pada tahun 2024. Di seratus perusahaan besar dengan bayaran terendah, rata-ratanya adalah 632 berbanding 1. Di Starbucks pernah mencapai 6.666 berbanding 1. Pada tahun 1965 rasio yang sama adalah sekitar 21 berbanding 1. Cara mudah untuk membaca statistik ini adalah dengan bermoral. Sebuah perusahaan yang membayar CEO-nya 285 kali lipat dari pekerja terendahnya telah memutuskan bahwa beberapa orang bernilai 285 kali lipat dari orang lain. Bingkai itu terasa benar, dan mengakhiri percakapan. Ia menempatkan tanduk di satu sisi dan lingkaran cahaya di sisi lain, dan tak seorang pun di dalamnya mengenali diri mereka di dalamnya—karena siapa yang ingin mengidentifikasi diri dengan tanduk?—jadi tidak ada yang berubah. Inilah bacaan yang lebih bermanfaat. Angka tersebut merupakan penjumlahan keputusan kompensasi yang dibuat satu per satu oleh orang-orang yang sebagian besar tidak memikirkan rasionya sama sekali. Namun, meskipun rasio tersebut merupakan hasil dari beberapa keputusan yang digabungkan dan bukan merupakan pilihan yang disengaja, rasio ini merupakan indikator yang kuat dari budaya perusahaan. Jadi mengapa kita tidak mengubahnya? Jawaban mudahnya adalah orang-orang yang menetapkan rasio akan mendapat manfaat darinya. Bagi dewan, hal itu sebagian besar tidak benar. Para direktur tidak melindungi gaji mereka sendiri ketika mereka menyetujui paket CEO. Mereka mencoba untuk mendapatkan orang yang mereka yakini akan membuat perusahaan lebih bernilai. Dan mereka menetapkan angka itu seperti yang dilakukan hampir semua dewan. Mereka menarik data perbandingan. Mereka melihat berapa banyak perusahaan sejenis yang membayar CEO mereka. Mereka berada di posisi tengah, karena tak seorang pun mau menjelaskan mengapa mereka membayar di bawah harga pasar untuk orang yang menjalankan segalanya.
Diterbitkan : 2026-07-03 05:00:00
sumber : www.fastcompany.com



