Proses SIR kurang transparan: AAP

Ketua unit Partai Aam Aadmi Delhi Saurabh Bharadwaj mengutip masalah yang diangkat oleh partai tersebut ketika nama-nama dihapus dari daftar pemilih sebelum pemilihan majelis tahun 2025. Berkas | Kredit Foto: ANI Seluruh proses SIR di Komisi Pemilihan Umum dirancang dengan “cara yang tidak transparan, kata Partai Aam Aadmi (AAP) pada Selasa (30 Juni 2026) ketika revisi khusus daftar pemilih dimulai di Delhi. Baca juga | Oposisi menyerang Komisi Eropa atas SIR untuk menutupi kekalahan dalam pemilu, menunjukkan ‘puncak kemunafikan’: Kepala unit BJPAAP di Delhi Saurabh Bharadwaj mengutip masalah yang diangkat oleh partai tersebut ketika nama-nama tersebut dihapus dari daftar pemilih menjelang pemilu legislatif 2025. “Dulu kami sudah meminta KPU untuk memberikan daftar nama-nama yang dihapus dari daftar beserta alamatnya, tapi mereka menolaknya. Kami tidak dapat memverifikasi apakah orang-orang yang namanya dihapus dari daftar benar-benar tinggal di sana (di alamat yang disebutkan dalam daftar pemilih) atau tidak,” kata Bharadwaj pada konferensi pers di kantor partai. “Seluruh proses SIR direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak ada transparansi di dalamnya,” tambah Bharadwaj. Revisi Intensif Khusus (SIR) daftar pemilih dimulai di Delhi pada Selasa (30 Juni 2026), dengan Ketua Menteri Rekha Gupta dalam upaya verifikasi daftar pemilih selama sebulan, lebih dari 13.000 petugas tingkat bilik (BLO) mulai membagikan formulir pencacahan kepada pemilih di 70 segmen Majelis di ibu kota, kata para pejabat. Jika ada pemilih yang menetap di Delhi setelah tahun 2002, orang tersebut akan diminta untuk memberikan rincian SIR terakhir dari negara bagian asalnya di mana dia terdaftar sebagai pemilih. Diterbitkan – 30 Juni 2026 17:03 IST


Diterbitkan : 2026-06-30 11:34:00

sumber : www.thehindu.com