Bentrokan Karnaprayag: Nihang Sikh yang ditangkap dapat pindah ke pengadilan untuk mendapatkan jaminan
Keamanan diperketat di perbatasan Dehradun-Himachal menyusul perselisihan antara Nihang Sikh dan penduduk di Karnaprayag, distrik Chamoli, di Dehradun pada 26 Juni 2026. | Sumber Foto: ANI Punjab. Langkah ini diharapkan dapat meredakan situasi yang muncul pasca perselisihan di Karnaprayag pada 16 Juni. Penangkapan keempat Nihang sebelumnya menyebabkan kebuntuan di gurdwara Nagrasu di distrik Rudraprayag. Kebuntuan berakhir setelah tiga hari pada tanggal 23 Juni setelah intervensi delegasi Sikh. Kemudian, pada malam tanggal 25 Juni, sekelompok Nihang Sikh secara paksa memasuki Uttarakhand melalui perbatasan Kulhal di distrik Dehradun, yang berbatasan dengan Himachal Pradesh, menuntut pembebasan orang-orang yang ditangkap. Para pejabat berhasil membujuk mereka untuk kembali ke Paonta Sahib. Namun, para pejabat mengklarifikasi bahwa pembebasan terdakwa sepenuhnya bergantung pada perintah pengadilan. Semua formalitas hukum yang diperlukan akan diselesaikan hanya setelah pengadilan memberi mereka jaminan, setelah itu mereka akan diizinkan meninggalkan Uttarakhand. Pada tanggal 16 Juni, perselisihan kecil antara penduduk setempat dan Nihang Sikh di Karnaprayag meningkat menjadi dugaan serangan pedang, menyebabkan beberapa orang terluka. Seorang Nihang Sikh juga terluka dalam insiden tersebut. Polisi mendaftarkan sebuah kasus dan menangkap empat orang Nihang Sikh, yang saat ini berada dalam tahanan pengadilan. Sementara itu, polisi tetap bersiaga sebagai tindakan pencegahan dan kewaspadaan tetap dijaga di perbatasan Kulhal. Pejabat polisi mengatakan meskipun pergerakan melintasi perbatasan tetap normal, situasinya diawasi secara ketat. Diterbitkan – 27 Juni 2026 15:47 IST
Diterbitkan : 2026-06-29 06:32:00
sumber : www.thehindu.com



