Gempa berkekuatan 6,1 skala Richter di lepas pantai timur laut mengguncang Jepang; tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan
Petugas polisi dan petugas penyelamat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di sebuah kediaman yang dilanda tanah longsor akibat hujan lebat di Hirao, Prefektur Yamaguchi, Jepang, pada 27 Juni 2026. | Kredit Foto: Reuters Gempa bumi berkekuatan 6,1 skala richter mengguncang timur laut Jepang pada Minggu dini hari (28 Juni 2026), menurut Badan Meteorologi Jepang, yang terbaru dari serangkaian gempa besar yang melanda wilayah tersebut. Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, dan tidak ada laporan langsung mengenai kerusakan atau korban jiwa. Namun serangkaian gempa baru-baru ini yang terjadi selama musim topan telah memicu kekhawatiran akan tanah longsor. Gempa hari Minggu terjadi di lepas pantai Prefektur Iwate pada pukul 07.25 waktu setempat, dengan kedalaman sekitar 40 kilometer (25 mil), dan mengguncang Prefektur Aomori dan wilayah terdekat lainnya. Garis pantai dilanda gelombang tinggi saat topan mendekati Kota Futtsu, Prefektur Chiba, dekat Tokyo, pada 27 Juni 2026. | Kredit Foto: AP Jepang rawan gempa dan tsunami. Rentetan gempa terus terjadi belakangan ini, termasuk gempa berkekuatan 7,2 SR yang terjadi pada Kamis (25 Juni 2026) di kawasan sekitar gempa Minggu. Besaran gempa tersebut direvisi naik dari perkiraan awal. Badan tersebut telah memperingatkan gempa-gempa lain mungkin akan terjadi setelahnya. Gempa berkekuatan 5,6 skala Richter mengguncang Prefektur Yamanashi dan sekitarnya, yaitu dekat Gunung Fuji dan sebelah barat Tokyo, pada Jumat (26 Juni 2026). Diterbitkan – 28 Juni 2026 06:32 IST
Diterbitkan : 2026-06-28 01:02:00
sumber : www.thehindu.com



