NH-66: panel ahli mengusulkan perubahan struktural
Audit keselamatan diperintahkan setelah runtuhnya jembatan layang Mylakkad | Kredit Foto: th-online Administrator Audit keselamatan yang dilakukan oleh para ahli IIT dan lembaga geoteknik di sepanjang NH-66 setelah runtuhnya jembatan layang Mylakkad telah merekomendasikan penggantian atau perluasan jembatan layang Reinforced Earth (RE) yang rentan dengan struktur yang didukung pilar di tiga lokasi penting. Menyusul keruntuhan tersebut, Otoritas Jalan Raya Nasional India (NHAI) telah memulai audit keselamatan komprehensif terhadap bangunan serupa yang dipenuhi tanah di seluruh wilayah tersebut. “Langkah ini mengikuti jaminan yang diberikan di Lok Sabha oleh Menteri Persatuan Transportasi Jalan dan Jalan Raya, Nitin Gadkari, yang berjanji akan mengevaluasi tuntutan masyarakat untuk mengganti jembatan layang EBT dengan struktur yang didukung pilar,” kata NK Premachandran, MP. Untuk memastikan evaluasi teknis yang ketat, delapan lembaga geoteknik khusus ditunjuk untuk memeriksa stabilitas tanah dan permukaan tanah dari semua jembatan layang RE di sepanjang NH-66. Investigasi diawasi secara ketat oleh komite tingkat tinggi yang terdiri dari seorang profesor dan seorang profesor dari IIT Delhi, bersama dengan Kepala departemen Teknik Sipil di IIT Palakkad. Setelah melakukan penilaian lapangan secara rinci, panel ahli telah menyampaikan rekomendasinya, yang menguraikan lokasi spesifik di mana struktur energi terbarukan harus dibongkar dan diganti dengan jalan layang yang didukung pilar, serta langkah-langkah retrofit pada struktur yang sudah ada agar dapat dipertahankan dengan aman. Berdasarkan temuan komite, proposal telah diajukan ke NHAI untuk membangun jembatan layang baru yang didukung pilar pada titik-titik kemacetan kritis. Ini termasuk jembatan pilar sepanjang 120 meter di Mylakkad, jembatan sepanjang 440 meter di Kadavoor, dan dua segmen sepanjang 80 meter dengan total panjang 160 meter di kedua sisinya di Mevaram. Selain itu, panel ahli telah merekomendasikan perluasan pilar jalan layang yang ada di kedua sisi jembatan Neendakara dan Shaktiulangara, dengan perluasan sisi Neendakara hingga mencapai underpass kendaraan. Modifikasi struktural lebih lanjut telah diusulkan untuk Chavara, di mana pilar jembatan layang di kedua sisi jembatan Chavara dan jalan bawah tanah KMML direkomendasikan untuk diperpanjang. “Usulan peningkatan keselamatan dan struktural yang komprehensif ini saat ini sedang dalam pertimbangan akhir NHAI,” kata Premachandran. Diterbitkan – 26 Juni 2026 19:58 IST
Diterbitkan : 2026-06-27 13:26:00
sumber : www.thehindu.com



