Hakim mengancam akan menghina Frey atas staf polisi


Seorang hakim Kabupaten Hennepin pada hari Kamis mengancam akan menahan Walikota Minneapolis Jacob Frey karena menghina pengadilan atas kegagalan kota tersebut untuk memenuhi tingkat minimum staf polisi. Perintah dari Hakim Kabupaten Hennepin Laura Thomas datang sebagai tanggapan atas litigasi baru-baru ini dari Upper Midwest Law Center. Kelompok advokasi hukum konservatif mewakili empat warga Minneapolis yang mendorong kota tersebut untuk mematuhi ketentuan piagam yang mewajibkan setidaknya 17 petugas polisi untuk setiap 10.000 penduduk. Pada tingkat populasi saat ini, kota ini harus memiliki 731 petugas tersumpah. Minneapolis kehilangan sekitar sepertiga petugasnya setelah pembunuhan George Floyd tetapi perlahan-lahan membangun kembali barisannya selama enam tahun terakhir. Pemerintah kota mengatakan saat ini mereka memiliki 638 petugas dan 30 orang lagi yang direkrut di akademi kepolisian. Dalam sebuah pernyataan, pengacara penggugat Doug Seaton menyebut perintah tersebut sebagai “langkah penting menuju memulihkan akuntabilitas bagi penduduk Minneapolis.” Dalam email ke MPR News, juru bicara Kantor Keamanan Komunitas Brian Feintech mengatakan bahwa departemen tersebut telah merekrut lebih dari 150 petugas sejak awal tahun 2025. “Anda tidak dapat memperkuat departemen kepolisian melalui tuntutan hukum,” kata Feintech. “Anda melakukannya melalui rekrutmen, perekrutan, dan retensi. Itulah yang kami lakukan, dan ini berhasil.” Thomas memerintahkan Frey untuk mematuhi tingkat minimum staf polisi pada 4 Januari 2027. Upper Midwest Law Center sebelumnya menggugat kota tersebut atas staf polisi pada tahun 2020 tetapi membatalkan litigasi dua tahun kemudian setelah menentukan bahwa kota tersebut bergerak ke arah yang benar.


Diterbitkan : 2026-06-26 09:00:00

sumber : www.mprnews.org