Lebih dari 45 hari kemudian, pelajar Hyderabad masih hilang di Finlandia; keluarga mencari jawaban
Foto dibagikan oleh asosiasi ‘wanita India di Finlandia’ di akun Facebook mereka meminta publik untuk memperluas pencarian. | Kredit Foto: Berdasarkan Pengaturan Lebih dari 45 hari setelah mahasiswa teknik berusia 18 tahun Manideep Reddy Gujja dari Hayathnagar di Rangareddy, Telangana, hilang di Finlandia, keluarganya terus menunggu jawaban sementara upaya untuk melacaknya masih berlangsung.Mr. Manideep, yang pindah ke Finlandia pada tahun 2025 untuk melanjutkan studi teknik di Universitas LUT, terakhir kali berhubungan dengan keluarganya pada tanggal 5 Mei. Menurut orang tuanya, Manideep memberi tahu ibunya bahwa dia berada di toko roti dan akan segera kembali ke akomodasinya. Sejak saat itu, para pelajar muda tersebut tidak lagi terdengar kabarnya, dan ponselnya tetap dimatikan. Hilangnya orang tersebut telah memicu kekhawatiran di kalangan anggota keluarga, teman, dan diaspora Telangana, sehingga kampanye media sosial dan seruan publik diluncurkan untuk mengumpulkan informasi tentang keberadaannya. Orang tuanya telah berulang kali meminta intervensi dari pihak berwenang India dan Finlandia, mendesak mereka untuk mengintensifkan upaya pencarian.Mr. Manideep adalah mahasiswa teknik tahun pertama di Universitas LUT di Lappeenranta, sebuah kota di tenggara Finlandia dekat perbatasan Rusia. Dia pindah ke sana dari Hyderabad untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi dan dilaporkan tinggal di fasilitas akomodasi siswa. Anggota keluarga mengatakan bahwa tidak ada yang aneh dalam perilakunya sebelum dia hilang. Menurut mereka, dia melakukan kontak rutin dengan orang tuanya dan berbicara dengan ibunya sesaat sebelum dia menghilang. Mereka menyatakan bahwa dia tidak menunjukkan adanya kesulitan pribadi, akademik atau keuangan selama percakapan tersebut. Setelah kehilangan kontak dengannya, keluarga tersebut memberi tahu pihak berwenang Finlandia dan kemudian meminta bantuan dari Kedutaan Besar India. Kasus ini telah ditangani oleh polisi setempat di Finlandia, yang dilaporkan telah memeriksa petunjuk digital dan fisik yang tersedia. Kerabat keluarga tersebut mengatakan bahwa mereka melakukan perjalanan ke Finlandia dan bertemu dengan pejabat yang terlibat dalam upaya pencarian. Keluarga tersebut telah berulang kali menyatakan keprihatinan atas kurangnya informasi konkrit mengenai keberadaannya dan telah meminta keterlibatan lebih besar dari pihak berwenang India. Masalah ini juga telah menarik perhatian politik. Pada Minggu (21 Juni 2026), KT Rama Rao bertemu dengan orang tua Pak Manideep dan mengimbau Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar India di Finlandia, dan otoritas Telangana untuk mengambil tindakan segera untuk menemukan siswa tersebut. Dia mengatakan pihak keluarga telah menunggu informasi selama beberapa minggu dan menyerukan upaya terkoordinasi untuk melacaknya. Sementara itu, orang tua Manideep mendekati Pengadilan Tinggi Telangana untuk meminta arahan kepada pihak berwenang guna memperkuat upaya untuk menemukan putra mereka. Mendengar petisi tersebut, Hakim B. Vijaysen Reddy mengarahkan pemerintah Persatuan untuk mengajukan tanggapannya mengenai langkah-langkah yang diambil dalam masalah tersebut. Petisi tersebut mengupayakan peningkatan koordinasi antara pihak berwenang India dan lembaga-lembaga Finlandia serta informasi terkini secara berkala kepada keluarga tersebut. Menurut keluarga tersebut, keadaan seputar hilangnya Manideep masih belum jelas. Dengan tidak adanya laporan penampakan yang terkonfirmasi sejak tanggal 5 Mei, kekhawatiran terus meningkat saat pencarian memasuki minggu ketujuh. Masalah ini diperkirakan akan diajukan ke Pengadilan Tinggi setelah Pusat mengajukan tanggapannya, sementara upaya untuk melacak siswa tersebut terus berlanjut di Finlandia. Diterbitkan – 22 Juni 2026 16:42 IST
Diterbitkan : 2026-06-22 11:12:00
sumber : www.thehindu.com



