Apa yang belum diberitahukan Fox dan Roku kepada kita


Fox dan Roku akan memasuki wilayah yang belum dipetakan bersama-sama. Pada hari Senin, Fox mengumumkan bahwa mereka akan menghabiskan $22 miliar untuk mengakuisisi Roku, yang TV pintar dan pemutar streamingnya ada di 100 juta rumah di seluruh dunia. Jika kesepakatan ini tercapai pada tahun 2027 seperti yang diharapkan, ini akan menjadi pertama kalinya sebuah perusahaan media besar memiliki kendali penuh atas platform TV streaming besar. Meskipun kedua perusahaan jelas melihat hal ini sebagai kabar baik bagi mereka dan pemegang sahamnya, mereka masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai arti kesepakatan tersebut bagi Roku, bisnisnya, dan penggunanya. Berikut beberapa hal yang terlintas dalam pikiran: Apa yang terjadi dengan Howdy dan Frndly TV? Dua layanan streaming berlangganan Roku tampak lebih seperti taruhan sampingan daripada bagian strategis inti, yang membuat saya bertanya-tanya tentang masa depan mereka di bawah Fox. Howdy adalah yang lebih menarik dari keduanya, dalam banyak hal mirip dengan Netflix pada tahun-tahun awalnya sebagai streamer bebas iklan yang masih baru. Katalog film dan acaranya kecil dan mudah dilupakan, namun kini telah bertambah berkat kesepakatan lisensi baru-baru ini dengan Disney, Sony, dan Warner Bros. Discovery, dan firma data pasar Antenna memperkirakan bahwa Howdy kini memiliki lebih dari 1 juta pelanggan. Akankah Roku terus berinvestasi dalam layanan di bawah naungan Fox, dan akankah para pesaing Fox terus melihatnya sebagai sumber pendapatan yang tidak berbahaya dari katalog lama mereka? Sedangkan untuk Frndly TV, Roku sendiri mengakuisisi layanan streaming TV langsung berbiaya rendah dan berpusat pada tayangan ulang ini seharga $185 juta tahun lalu. Pada saat itu, saya berpikir Roku akan mencoba memperluas jangkauan produknya dan mendapatkan pijakan yang lebih besar dalam kemasan TV berbayar. Itu belum terjadi, dan meskipun Roku mendorong Frndly TV secara agresif di layar beranda, Roku tetap menjadi layanan khusus yang daya tarik utamanya adalah Hallmark Channel. Apakah Fox benar-benar ingin menjadi distributor TV berbayar, dan jika demikian, apakah hal ini membuka jalan bagi paket TV Frndly yang mencakup saluran Fox? Apakah jangkauan Roku menjadi alat tawar-menawar sekarang? Fox dan Roku mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menjalankan Roku sebagai “platform terbuka dan ramah mitra” dan untuk mendistribusikan konten Fox secara luas. Namun dalam beberapa kesempatan, keterbukaan Roku tidak sejalan dengan tujuan bisnis perusahaan.


Diterbitkan : 2026-06-20 12:03:00

sumber : www.fastcompany.com