Perekam iklim Kiamat sepanjang 52 kaki hampir diluncurkan saat Kotak Hitam Bumi mulai terbentuk
Setelah hampir lima tahun pengembangan, tim di balik Kotak Hitam Bumi telah mengonfirmasi bahwa struktur pencatatan iklim besar-besaran akan didirikan di Tasmania pada bulan Desember 2026. Diluncurkan oleh Rouser Lab nirlaba Australia pada tahun 2021, tujuan proyek ini adalah untuk membuat arsip permanen data lingkungan yang akan mendokumentasikan respons umat manusia terhadap krisis iklim untuk generasi mendatang. Menurut laporan The Guardian, bagian-bagian penting sudah dirakit. Struktur tersebut akan didirikan di dekat lapangan terbang terpencil di Tasmania, yang akan beroperasi tanpa henti dan mengumpulkan data tentang kesehatan planet ini. Struktur masif yang dirancang untuk bertahan dari bencana Kotak Hitam Bumi sering disamakan dengan perekam data penerbangan yang ditemukan di pesawat terbang, padahal ukurannya jauh lebih besar. Strukturnya akan memiliki panjang 52 kaki (16 meter) dan tinggi 13 kaki (4 meter), terbuat dari baja bertulang dan beton. Rouser Lab mengatakan struktur tersebut dibangun untuk menangani kondisi ekstrim. Situs web proyek menyatakan bahwa proyek tersebut “dirancang untuk menahan setiap kemungkinan ancaman termasuk angin topan, gempa bumi, kebakaran, banjir, atau serangan.” Tujuannya adalah untuk membangun arsip yang cukup kuat untuk bertahan dari bencana besar yang dapat berdampak pada masyarakat modern. Lokasi Tasmania yang terpencil dipilih karena pulau ini relatif stabil baik secara geologis maupun politik. Fasilitas ini akan berjalan sendiri menggunakan sistem tenaga surya di atapnya. Tiga puluh enam panel surya, dilapisi dengan kaca yang diperkuat, akan menyediakan listrik untuk sistem penyimpanan di dalamnya. Aliran catatan lingkungan yang berkelanjutan Arsip ini akan mengumpulkan dan menyimpan informasi dalam jumlah besar dari organisasi di seluruh dunia. Sumbernya mencakup badan antariksa, badan cuaca, dan universitas yang melacak kondisi lingkungan dan tren iklim. Informasi akan dikirim ke sistem melalui internet dan ditambahkan ke Indeks Vital proyek. Basis data ini akan menyimpan pengukuran, kumpulan data, dan catatan yang melacak kondisi planet dari waktu ke waktu. Pihak penyelenggara proyek menggambarkan arsip merupakan catatan hidup, bukan sekedar koleksi statis. Informasi baru akan ditambahkan setiap saat, membangun garis waktu perubahan lingkungan dan cara masyarakat meresponsnya. “Tujuan dari perangkat ini adalah untuk memberikan laporan yang tidak memihak mengenai peristiwa-peristiwa yang menyebabkan kehancuran planet ini, memberikan pertanggungjawaban bagi generasi mendatang, dan menginspirasi tindakan segera,” demikian dinyatakan dalam situs Earth’s Black Box. “Bagaimana ceritanya berakhir sepenuhnya terserah kita.” Lima tahun pengembangan yang tenang Sejak proyek ini pertama kali diumumkan, Rouser Lab hanya memberikan sedikit pembaruan. Karena keheningan yang lama ini, beberapa orang bertanya-tanya apakah Kotak Hitam Bumi hanyalah upaya simbolis untuk menyoroti isu-isu iklim. Jonathan Kneebone, direktur artistik grup tersebut, baru-baru ini mengatakan bahwa banyak pekerjaan yang telah dilakukan di balik layar. Dia mengatakan kepada The Guardian bahwa tim tersebut telah “mengembangkan desain, sistem penyimpanan data, sumber materi, platform web—serta mengembangkan model pendanaan untuk mempertahankan proyek di masa depan.” Rouser Lab menyebut dirinya sebagai lembaga komunikasi lingkungan eksperimental, bukan lembaga ilmiah. Meski begitu, kelompok tersebut terus berupaya agar proyek tersebut dibangun dan dipasang. Masih ada pertanyaan mengenai dampak jangka panjangnya. Visi yang lebih luas di balik Kotak Hitam Bumi adalah lebih dari sekadar penghematan data. Rouser Lab berharap peradaban masa depan dapat melihat arsip dan belajar dari pilihan lingkungan yang dibuat saat ini. Organisasi ini juga sedang mengerjakan ide besar lainnya yang disebut Climate SOS. Proyek ini akan mencakup techno-obelisk setinggi 164 kaki (50 meter) dengan teleskop radio yang dimaksudkan untuk mengirimkan sinyal bahaya ke luar angkasa. Untuk saat ini, Kotak Hitam Bumi dimaksudkan untuk berfungsi sebagai apa yang digambarkan oleh Rouser Lab sebagai “arsip real-time yang obyektif bagi para ilmuwan, pelajar, jurnalis, dan masyarakat.” Masih belum jelas apakah instalasi ini akan menjadi alat penelitian utama, karena sudah banyak database iklim terbuka di seluruh dunia. Namun, para pendukungnya berpendapat bahwa struktur yang besar dan terlihat dapat membantu mengembalikan perhatian publik terhadap perubahan iklim dan dampak jangka panjang dari pilihan lingkungan saat ini.
Diterbitkan : 2026-06-19 09:24:00
sumber : interestingengineering.com



