Tamil Nadu CM Vijay memerintahkan pembangunan 231 gardu listrik baru senilai ₹15.032 crore
Ketua Menteri Tamil Nadu C. Joseph Vijay memimpin pertemuan peninjauan di Sekretariat di Chennai mengenai fungsi Departemen Sumber Daya Energi, pada 16 Juni 2026 | Kredit Foto: Pengaturan Khusus Untuk lebih memperkuat infrastruktur listrik Tamil Nadu, Ketua Menteri Tamil Nadu C. Joseph Vijay, pada Selasa (16 Juni 2026), memerintahkan pembangunan 231 gardu induk baru dengan biaya ₹15,032 crore dan penunjukan 15,058 pekerja untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan. Ketua Menteri juga memerintahkan pengadaan segera peralatan dan material listrik serta pengerahan personel untuk patroli rutin tugas.Pada hari Selasa, Tuan Vijay memimpin pertemuan peninjauan di Sekretariat di Chennai mengenai fungsi Departemen Sumber Daya Energi. Menurut rilis resmi, Tamil Nadu memiliki pasokan listrik yang cukup baik dari segi pembangkitan maupun pengadaan, sehingga tidak ada kekurangan listrik. “Namun, pemadaman listrik di beberapa daerah perkotaan, termasuk Chennai, disebabkan oleh faktor-faktor seperti infrastruktur kelistrikan yang menua, kerusakan kabel bawah tanah, peningkatan konsumsi listrik, pekerjaan pemeliharaan, dan kerusakan kabel listrik yang tidak disengaja selama penggalian jalan oleh berbagai lembaga,” kata rilis tersebut. Untuk memberikan solusi permanen terhadap masalah ini, proyek senilai ₹2,275 crore akan dilaksanakan di Chennai. Sebanyak 121 gardu induk baru saat ini sedang dibangun dengan biaya ₹10,109 crore. Selain itu, 231 gardu induk baru direncanakan akan didirikan dengan biaya ₹15,032 crore. Untuk lebih meningkatkan layanan distribusi listrik, 77 pusat Fuse-Off Call (FOC), tujuh tim perbaikan tambahan, 125 kendaraan perbaikan listrik, 10 tim pemantauan tingkat tinggi, dan dua unit pendeteksi kesalahan kabel bawah tanah telah dikerahkan, kata rilis tersebut. Minnagam melalui telepon dan platform media sosial, dan tindakan segera diambil. Layanan pengaduan berbasis WhatsApp akan segera diintegrasikan dengan sistem manajemen pengaduan, kata rilis tersebut. Pemerintah negara bagian tersebut merencanakan kebutuhan listrik di masa depan melalui pembangkit energi terbarukan, Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS), pembangkit listrik tenaga panas baru, dan proyek pembangkit listrik tenaga air, kata rilis tersebut. Sekretaris Utama Tambahan dan Ketua TNPDCL J. Radhakrishnan, dan Sekretaris Utama Tambahan (Keuangan) MA Siddique termasuk di antara mereka yang hadir. Diterbitkan – 16 Juni 2026 17:27 IST
Diterbitkan : 2026-06-16 11:57:00
sumber : www.thehindu.com



