Perusahaan Jerman meluncurkan pesawat perang elektronik tak berawak CA-1EA seberat 4 ton, IOC pada tahun 2031

Perusahaan teknologi pertahanan Jerman Helsing telah mempresentasikan varian serangan elektronik dari pesawat tak berawak otonom CA-1 di Pameran Dirgantara Internasional di Berlin. Platform bernama CA-1EA dibangun berdasarkan arsitektur CA-1 Europa milik perusahaan. CA-1 Europa adalah pesawat tempur tak berawak bermesin tunggal kelas 4 ton yang menggunakan desain low observable. Ia memiliki panjang 11 meter dan lebar sayap 10 meter. Otonominya berpusat pada tumpukan pilot Centaur AI Helsing dan sistem misi canggih. Varian tempur asli, yang sudah diproduksi oleh perusahaan, kini akan diberi nama CA-1KA (Kinetic Attack), yang membedakannya dari model peperangan elektronik baru. Menurut perusahaan tersebut, varian serangan elektronik dimaksudkan untuk memberikan efek non-kinetik di medan perang dengan mengganggu dan menurunkan sensor dan jaringan pengintaian musuh. Helsing berpendapat bahwa angkatan udara modern semakin membutuhkan kombinasi kemampuan serangan kinetik dan elektronik untuk menembus sistem pertahanan udara canggih dan melawan aset pengawasan yang canggih, menjadikan platform peperangan elektronik otonom sebagai komponen kunci operasi militer di masa depan. CA-1EA baru menciptakan koridor yang lebih aman melalui pertahanan udara musuh Operasi militer modern sangat bergantung pada penekanan radar musuh dan jaringan pengawasan sebelum pesawat serang memasuki wilayah udara yang diperebutkan. Helsing mengatakan CA-1 EA dirancang untuk memenuhi peran tersebut dengan menggunakan kemampuan peperangan elektronik udara untuk mengganggu dan mengganggu sistem radar berbasis darat musuh. Dengan mengganggu kemampuan musuh untuk mendeteksi dan melacak target, pesawat otonom dapat membantu menciptakan jalur penerbangan yang lebih aman bagi aset lain yang beroperasi di belakangnya. Perusahaan mencatat bahwa CA-1EA dirancang untuk bekerja bersama sistem otonom seperti CA-1 Europa serta pesawat tempur berawak konvensional, termasuk Eurofighter, sehingga memperluas perlindungan elektronik di seluruh armada udara campuran. Varian peperangan elektronik CA-1KA dan CA-1EA dibangun dengan arsitektur yang sama, menggunakan badan pesawat, sistem propulsi, perangkat lunak otonom, dan infrastruktur kendali darat yang sama. Perbedaan antara kedua platform ini terutama ditentukan oleh konfigurasi muatannya, yang menentukan apakah pesawat dioptimalkan untuk efek kinetik atau elektronik di medan perang. Dengan menstandarkan desain inti pada kedua varian, perusahaan Jerman ini bertujuan untuk mengurangi biaya produksi dan siklus hidup sekaligus menyederhanakan proses manufaktur. Arsitektur sistem bersama juga menyederhanakan kebutuhan logistik dan pemeliharaan, sekaligus memudahkan operator untuk melakukan transisi antar jenis misi dan berlatih di kedua konfigurasi dalam kerangka operasional terpadu. Platform CA-1 yang fleksibel bertujuan untuk memenuhi beragam kebutuhan angkatan udara Seperti yang dijelaskan lebih lanjut oleh perusahaan, pendekatan modular ini memungkinkan platform CA-1 untuk berkembang lebih jauh, memberikannya fleksibilitas untuk disesuaikan dengan kebutuhan operasional angkatan udara Eropa. Dengan mempertahankan arsitektur yang dapat diskalakan dan dibagikan, sistem dapat dikonfigurasi untuk profil misi yang berbeda tanpa memerlukan desain ulang yang menyeluruh. Filosofi desain ini dimaksudkan untuk mendukung perluasan kemampuan yang cepat sekaligus menyelaraskan dengan beragam kebutuhan pengguna pertahanan modern di Eropa. “Angkatan udara modern tidak dapat hidup tanpa peperangan elektronik. Helsing telah berupaya mengembangkan kemampuan ini selama bertahun-tahun. Hasilnya adalah CA-1EA: sistem tak berawak yang beroperasi bersama CA-1KA pada jangkauan taktis, namun juga dapat digunakan secara fleksibel sebagai platform mandiri untuk peperangan elektronik,” kata Stephanie Lingemann, wakil presiden domain udara di Helsing. Platform CA-1 masih dalam pengembangan, dengan penerbangan pertama varian serangan CA-1 Europa direncanakan pada awal tahun 2027. Platform ini sedang dikembangkan dan diproduksi di Jerman selatan oleh anak perusahaan Helsing, Grob Aircraft, memposisikan sistem ini sebagai solusi Eropa sepenuhnya untuk angkatan udara Jerman dan sekutu. Kemampuan operasional pertama diharapkan pada tahun 2029 untuk varian CA-1KA, diikuti pada tahun 2031 untuk versi peperangan elektronik CA-1EA.


Diterbitkan : 2026-06-14 13:39:00

sumber : interestingengineering.com