Pasangan ahli bedah mata dari kamp utama Mysuru di Ghana
Pasangan ahli bedah mata dari Mysuru Dr. KV Ravishankar dan Dr. Uma Ravishankar baru-baru ini menyelesaikan misi bedah selama seminggu dengan menyediakan layanan perawatan mata khusus di Rumah Sakit Mata Tamale di Ghana Utara. | Kredit Foto: Pengaturan khusus Pasangan ahli bedah mata dari Mysuru Dr. KV Ravishankar dan Dr. Uma Ravishankar baru-baru ini menyelesaikan misi bedah selama seminggu yang menyediakan layanan perawatan mata khusus di Ghana Utara. Misi bedah yang diadakan antara tanggal 31 Mei 2026 hingga 8 Juni 2026 di Rumah Sakit Mata Tamale di Tamale di Ghana Utara, di mana anak-anak dan orang dewasa yang menderita kondisi mata kompleks menerima perawatan bedah yang mengubah hidup, menyoroti kebutuhan mendesak akan perawatan mata anak di Afrika Sub Sahara. pasangan ahli bedah dari Mysuru, yang bekerja di Rumah Sakit Mata Usha Kiran di kota tersebut, bersama dengan Dr. Milind Bhide dari Hyderabad, melakukan total 40 operasi mata besar selama kamp tersebut. “Prosedur yang dilakukan meliputi operasi katarak pediatrik, operasi koreksi mata juling (strabismus), plastik mata dan operasi rekonstruksi untuk anak-anak dan orang dewasa, serta prosedur mata pediatrik kompleks lainnya. Tim juga mengadakan pelatihan di tempat dan sesi transfer keterampilan untuk dokter mata setempat”, kata Dr. katarak kongenital, perkembangan, atau traumatis, sementara 40% lainnya merupakan kasus terkait mata juling yang menyerang anak-anak, remaja, dan orang dewasa. 20% sisanya terdiri dari prosedur okuloplastik seperti koreksi ptosis, operasi lakrimal, dan prosedur probing. Menyoroti kebutuhan mendesak akan perawatan mata anak di Afrika Sub Sahara, Dr. Ravishankar mengatakan bahwa diperkirakan 80.000 anak memerlukan operasi katarak, terlepas dari banyak kondisi mata lainnya yang tidak diobati, di wilayah tersebut. Berbicara tentang pengalaman tersebut, Dr. Ravishankar mengatakan bahwa setiap operasi yang berhasil mewakili “seorang anak yang kembali ke sekolah dengan percaya diri, orang tua mendapatkan kembali harapan, dan sebuah keluarga menerima kesempatan kedua untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.” Para dokter menggambarkan misi ini sebagai sesuatu yang menantang namun sangat bermanfaat. Semua ahli bedah mata memberikan layanan mereka secara cuma-cuma, sementara biaya misi didukung oleh beberapa organisasi Rotary dan yayasan amal. Sponsor utama dari misi ini termasuk The Rotary Foundation (USA), Rotary District 9104 (Ghana), Rotary Club of Accra Industrial, Rotary Club of Accra Premier International, Rotary E-Club of Bangalore, Rotary Club of Bangalore Abilities, Rotary Club of Ivory City Mysore, Evans Family Foundation (USA), Dodgeable Blindness Foundation (Bangalore), Rotary Club of Guildford Wey (UK), Rotary Club of Christchurch (UK), Rotary Club of Naperville (USA), dan Rotary Club of Whitby (Canada). Para dokter juga mengucapkan terima kasih kepada tim Tamale Eye Hospital yang dipimpin oleh Dr. Diterbitkan – 14 Juni 2026 12:16 IST
Diterbitkan : 2026-06-14 10:59:00
sumber : www.thehindu.com



