Pesawat tak berawak baru dengan daya tahan 40 jam, kapasitas muatan 2,866 pon telah selesai dirakit
Sebuah perusahaan Jerman telah menyelesaikan perakitan akhir sistem pesawat tak berawak baru. Disebut prototipe AeroForce X, pesawat Aerodata AG telah mencapai tonggak penting dan melanjutkan ke fase berikutnya sesuai jadwal. Penerbangan pertama prototipe tersebut dijadwalkan berlangsung di Jerman tahun ini. Lebih Dekat dengan Kenyataan Operasional “Tonggak sejarah ini membawa AeroForce X selangkah lebih dekat dengan kenyataan operasional,” kata Ole Vörsmann, General Manager untuk Sistem Tak Berawak. “Sekarang perakitan akhir telah berhasil diselesaikan, kami berharap dapat menguji prototipe secara menyeluruh selama fase pengujian mendatang.” Perusahaan juga mengungkapkan bahwa sistem pesawat tak berawak kelas MALE (Medium Altitude Long Endurance) menonjol khususnya karena daya tahannya yang lama hingga 40 jam dan kapasitas muatan hingga 1.300 kg. Berkat desain platform modularnya, AeroForce X dapat dikonfigurasi secara fleksibel dan digunakan dalam kombinasi dengan pesawat pengintai berawak yang ada untuk berbagai misi. Aerodata AG akan dipamerkan di ILA Berlin mulai 10 hingga 14 Juni, menurut siaran pers. Ditujukan untuk mengatasi berbagai macam pengawasan. Laporan mengungkapkan bahwa AeroForce X dimaksudkan untuk mengatasi berbagai kebutuhan pengawasan, pengintaian, dan dukungan misi. Salah satu fitur menonjolnya adalah kemampuan daya tahan hingga 40 jam, memungkinkan misi yang diperpanjang tanpa perlu sering melakukan pendaratan atau pengisian bahan bakar. Platform ini juga dirancang untuk membawa muatan hingga 1.300 kilogram, memberikan fleksibilitas yang besar untuk berbagai paket sensor dan peralatan misi. Karakteristik yang menentukan dari AeroForce X adalah arsitektur modularnya. Pesawat ini dapat dikonfigurasi untuk berbagai skenario operasional dan diintegrasikan bersama platform pengintaian berawak. Pendekatan ini memungkinkan operator untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan spesifik misi sambil mendapatkan keuntungan dari operasi berawak dan tak berawak yang terkoordinasi. Perkembangan ini mencerminkan meningkatnya permintaan akan sistem udara tak berawak canggih yang mampu memberikan kemampuan pengawasan dan pengumpulan intelijen dalam jangka waktu lama. Dengan menggabungkan ketahanan yang signifikan, kapasitas muatan yang tinggi, dan konfigurasi misi yang dapat disesuaikan, AeroForce X bertujuan untuk memposisikan dirinya sebagai solusi serbaguna baik untuk operator pemerintah maupun komersial. Dengan prototipe yang kini telah dirakit dan pengujian penerbangan sudah di depan mata, Aerodata telah memasuki salah satu fase terpenting dari program ini. Kampanye uji coba yang akan datang akan diawasi dengan ketat seiring perusahaan berupaya menunjukkan potensi operasional AeroForce X dan memperkuat posisinya di sektor penerbangan tak berawak yang berkembang pesat.
Diterbitkan : 2026-06-14 06:29:00
sumber : interestingengineering.com



