Jalan yang tidak rata setelah pekerjaan utilitas meningkatkan kekhawatiran keselamatan di Coimbatore
Bentangan jalan yang dipulihkan di Jalan Huzur di kota Coimbatore pada 13 Juni 2026. | Kredit Foto: S. Siva Saravanan Pengendara telah menyuarakan keprihatinan atas jalan yang tidak rata di beberapa bagian di Coimbatore di mana pekerjaan tambal sulam telah dilakukan setelah pemasangan pipa air minum, saluran drainase bawah tanah (UGD) dan utilitas lainnya. Para penumpang menunjuk pada bagian jalan Dr. pengguna mengatakan ruas yang direstorasi seringkali tidak rata dengan permukaan jalan eksisting, sehingga mengakibatkan kendaraan mengalami guncangan mendadak saat melewatinya. Mereka menambahkan bahwa masalah ini terutama terlihat pada bagian jalan yang telah dibuka untuk pemasangan dan pemeliharaan jaringan pipa air minum, jalur UGD dan utilitas bawah tanah lainnya.K. Priya Dharshini, yang melakukan perjalanan setiap hari di sepanjang Jalan Mettupalayam, mengatakan bentangan antara Persimpangan Chinnathamani dan Koloni Saibaba telah diperbaiki beberapa bagiannya. “Banyak di ruas ini yang mengalami benturan yang menonjol. Kendaraan sering mengalami guncangan sehingga membuat perjalanan pulang pergi menjadi tidak nyaman, terutama bagi pengendara roda dua,” ujarnya.R. Kannan, warga RS Puram, mengatakan, pengendara kerap terpaksa melambat secara tiba-tiba saat melewati jalan yang tidak rata. “Perbedaan tingkat jalan mungkin tampak kecil, namun dapat mempengaruhi keseimbangan pengendara kendaraan roda dua. Peregangan seperti itu menjadi sulit untuk dinegosiasikan pada malam hari atau ketika lalu lintas padat,” katanya. Para komuter mengatakan permukaan yang tidak rata mempengaruhi kenyamanan berkendara dan menimbulkan masalah keselamatan jalan, terutama bagi pengendara roda dua. Mereka mendesak Perusahaan Coimbatore dan badan-badan utilitas untuk memastikan bahwa jalan yang digali untuk air minum, UGD dan pekerjaan infrastruktur lainnya dikembalikan ke tingkat yang sama dengan jalur lalu lintas yang ada. Seorang senior di Coimbatore Pejabat perusahaan mengatakan pekerjaan restorasi jalan umumnya dilakukan agar sesuai dengan tingkat jalur lalu lintas yang ada setelah selesainya pekerjaan utilitas. “Bagian yang diperbaiki diharapkan sejajar dengan permukaan jalan. Namun, di beberapa tempat, kualitas restorasi yang dilakukan oleh kontraktor dapat mengakibatkan gundukan atau tambalan yang tidak rata. Kami akan memeriksa bagian yang terkena dampak dan mengeluarkan instruksi yang diperlukan untuk memastikan permukaan jalan diperbaiki dengan benar,” kata pejabat tersebut. Diterbitkan – 14 Juni 2026 08:25 IST
Diterbitkan : 2026-06-14 02:56:00
sumber : www.thehindu.com



