5 keterampilan yang membantu Anda bernegosiasi dengan percaya diri


Di bawah ini, John Richardson dan Attia Qureshi berbagi lima wawasan utama dari buku baru mereka, Never Settle: Persuasion and Negotiation Skills to Get What You Want. John mengajar negosiasi di Sloan School of Management MIT, dan sebelumnya di Harvard Law, dan merupakan rekanan di Harvard Negotiation Project. Dia adalah rekan penulis buku Getting It Done dan Analisis Negosiasi bersama Roger Fisher dan Alan Sharp bersama Howard Raiffa dan David Metcalfe. Attia adalah pendiri AQ Consulting, tempat dia mendukung perusahaan melalui negosiasi, resolusi konflik, dan strategi organisasi. Dia adalah asisten profesor di Ford School of Public Policy di University of Michigan dan sebelumnya di Sloan School of Management di MIT dan Ross School of Business di UM. Dia juga pernah bekerja atas nama Departemen Luar Negeri AS di zona konflik. Apa ide besarnya? Menjadi negosiator hebat bukanlah sesuatu yang kita miliki sejak lahir. Itu bukan bawaan. Itu adalah keterampilan yang harus kita latih, sama seperti atlet dan musisi. Kita harus memecahnya menjadi bagian-bagian terkecil, menemukan lingkungan berisiko rendah untuk berlatih, dan terus melakukannya sesering mungkin. Dengarkan versi audio dari Book Bite ini—dibaca oleh John dan Attia—di Aplikasi Next Big Idea, atau beli bukunya. Timbal balik adalah fenomena psikologis: Ketika seseorang melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, penerimanya merasakan dorongan—hampir seperti sebuah keharusan—untuk melakukan sesuatu yang baik sebagai balasannya. Hal ini sering muncul dalam negosiasi penyanderaan. Jika seorang perampok bank menyandera beberapa orang karena polisi muncul sebelum dia bisa melarikan diri, polisi akan menunggu sampai orang tersebut lapar atau haus dan kemudian menawarkan untuk memberinya sandwich atau kopi dengan syarat dia melepaskan sanderanya. Hampir selalu, mereka bisa membebaskan seorang sandera dengan imbalan hadiah yang paling sepele dan tidak penting. Bagaimana Anda bisa menggunakannya dalam negosiasi? Mulailah membawakan orang-orang yang setara dengan sandwich. Katakanlah Anda datang lebih awal ke kelas atau rapat dan ingin segera menikmati secangkir kopi. Jangan ambil satu—ambilkan dua cangkir kopi dan berikan satu kepada orang yang duduk di sebelah Anda hari itu. Atau carilah cara lain agar Anda dapat melakukan hal-hal kecil dan baik untuk orang lain. Kami menjadikan ini tugas untuk siswa kami.


Diterbitkan : 2026-06-12 18:40:00

sumber : www.fastcompany.com