El Niño sedang terjadi—dan akan ‘menambah api pemanasan dunia’

El Niño secara resmi telah terjadi—dan ini bisa menjadi salah satu yang terkuat dalam catatan sejarah Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (National Oceanic and Atmospheric Administration/NOA). Karena lautan kita sudah memanas akibat pembakaran bahan bakar fosil dan perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, El Niño menambah lebih banyak panas lagi. Artinya, pola iklim berpotensi memperburuk cuaca ekstrem seperti kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan yang lebih merusak. Hal ini juga dapat mengganggu nelayan dan menyebabkan hilangnya panen di wilayah tertentu di dunia.(Gambar: NOAA)Meskipun beberapa orang menjuluki pola iklim tahun ini sebagai “Super El Niño”, ahli meteorologi NOAA tidak menggunakan istilah tersebut. Sebaliknya, mereka mengklasifikasikan El Niño sebagai lemah, sedang, kuat, atau sangat kuat. “Ada kemungkinan 63% bahwa kita melihat El Niño yang sangat kuat selama periode November hingga Januari,” Ariel Cohen, ahli meteorologi di kantor Layanan Cuaca Nasional di Los Angeles, mengatakan pada konferensi pers hari Kamis. “Itu bisa menjadi salah satu peristiwa El Nino terbesar dalam catatan sejarah, sejak tahun 1950,” tambahnya. Apa itu El Niño, dan apa yang membuat El Niño ‘Super’? El Niño adalah fenomena iklim yang berkaitan dengan suhu permukaan laut di atas rata-rata. Dalam kondisi normal, perairan hangat di Pasifik khatulistiwa terangkut ke arah barat, dan diikuti oleh wilayah perairan yang lebih dingin.
Diterbitkan : 2026-06-11 20:31:00
sumber : www.fastcompany.com



