Tes DNA direncanakan untuk memverifikasi klaim perempuan atas anak
Ammathottil di Rumah Sakit Umum Pemerintah, Kozhikode. | Kredit Foto: K. Ragesh Pihak berwenang berencana melakukan tes DNA terhadap seorang wanita dari Kozhikode, yang telah mengajukan permohonan hak asuh atas seorang anak yang ditemukan di buaian elektronik Ammathottil yang dipasang di Rumah Sakit Umum Pemerintah, Kozhikode, pada 12 Maret. Menurut sumber resmi, anak tersebut berusia delapan hari ketika ditemukan dalam buaian. Dia kemudian diberi nama ‘Aarav’. Namun, sumber yang mengutip wanita yang mengaku sebagai ibunya mengatakan dia tidak tahan berpisah dengan anaknya selama lebih dari satu setengah bulan. Dia segera menghubungi pejabat Komite Kesejahteraan Anak (CWC) dan mengajukan permohonan untuk mendapatkan kembali anak tersebut. Meskipun ada hambatan resmi yang menyusul, ketentuan bahwa orang tua dapat mengambil kembali anak mereka dalam waktu 60 hari setelah menempatkan mereka di Ammathottil datang menyelamatkannya. Dia kemudian bertemu dengan pejabat di kolektor distrik. Setelah itu, pejabat CWC meneruskan permohonannya ke Dewan Kesejahteraan Anak Negara Bagian Kerala, yang mengelola tempat lahir tersebut. Sumber tersebut mengatakan bahwa polisi sekarang akan melakukan penyelidikan berdasarkan permohonannya dan menguji sampel DNA untuk memeriksa klaimnya. Diterbitkan – 07 Juni 2026 19:40 IST
Diterbitkan : 2026-06-07 17:24:00
sumber : www.thehindu.com



