Anggaran dapur terpukul lagi karena harga LPG domestik naik hingga ₹944,5 di Bengaluru

Gambar digunakan untuk tujuan representasi saja. Berkas | Kredit Foto: Allen Egenuse J. Harga tabung gas LPG domestik telah dinaikkan sebesar ₹29 per tabung, menandai kenaikan kedua dalam tiga bulan. Silinder domestik seberat 14,2 kg sekarang berharga ₹944,5 di Bengaluru, naik dari ₹915,5. Kenaikan terbaru terjadi tiga bulan setelah harga LPG domestik dinaikkan sebesar ₹60 per silinder pada bulan Maret, menyusul gangguan di pasar energi global yang dipicu oleh ketegangan di Asia Barat. Kenaikan kumulatif berjumlah ₹89 hanya dalam waktu tiga bulan. Peningkatan ini juga terjadi karena kenaikan biaya bahan bakar yang lebih luas. Harga tabung LPG komersial telah direvisi naik empat kali dalam beberapa bulan terakhir, menghasilkan kenaikan kumulatif sebesar ₹1.356 hanya dalam waktu 90 hari. Pada periode yang sama, harga bensin dan solar juga mengalami beberapa kali revisi, dengan tarif yang naik sebesar ₹8 per liter bensin, melampaui angka ₹110 di Bengaluru.“Bahkan ketika pemerintah menaikkan harga tabung komersial, kami, kelas menengah, yang menderita secara tidak langsung karena semuanya mengalami kenaikan harga, dan kelangkaan menjadi alasan lain kenaikan harga. Kini pemerintah telah menaikkan harga tabung dalam negeri, yang akan berdampak langsung pada kami. Dari sayuran hingga kacang-kacangan dan bahan bakar, semuanya melampaui kemampuan orang biasa,” kata Brijesh Kumar, seorang pedagang. “Kenaikan sebesar ₹29 untuk satu tabung mungkin tidak terlihat signifikan, namun bagi keluarga yang sudah menghadapi tagihan belanjaan dan biaya sekolah yang lebih tinggi, setiap isi ulang menjadi sedikit lebih mahal. Dalam setahun, kenaikan kecil ini akan bertambah dan memberikan tekanan tambahan pada anggaran rumah tangga bulanan. Kenaikan sebesar ₹29 per setiap tabung berarti lebih dari ₹340 setahun,” kata Gayathri Sarthi, seorang ibu rumah tangga. “Semuanya bertambah dan menjadi beban yang sangat besar, dan ini adalah pengeluaran yang tidak dapat dihindari atau diganti dengan alternatif lain,” tambahnya. Rakesh C., warga Kalyan Nagar berpendapat bahwa pemerintah mungkin mengatakan bahwa harga bensin hanya ₹2 per liter atau ₹29 per silinder domestik, namun mereka berulang kali melakukan kenaikan dalam porsi tertentu sehingga orang awam dapat mengabaikannya. Namun, hal ini secara signifikan meningkatkan biaya hidup keseluruhan kelas menengah dan pekerja. Ia menambahkan, tidak bisa bergantung pada pangan dari luar karena biaya yang semakin meningkat, namun di sisi lain pengeluaran lain yang tidak dapat dihindari juga semakin meningkat. Diterbitkan – 07 Juni 2026 15:14 IST


Diterbitkan : 2026-06-07 09:44:00

sumber : www.thehindu.com