BJP bereaksi terhadap pernyataan Rahul Gandhi terhadap PM Modi

Juru bicara BJP Shehzad Poonawalla. Mengajukan. | Kredit Foto: Hindu Partai Bharatiya Janata (BJP) pada Kamis (4 Juni 2026) mengkritik Pemimpin Oposisi di Lok Sabha Rahul Gandhi atas klaimnya bahwa Perdana Menteri Narendra Modi tidak akan lagi menjabat dalam waktu satu tahun, menuduhnya menyebarkan propaganda.Mr. Gandhi mengklaim pada hari Rabu (3 Juni 2026) bahwa Tuan Modi tidak akan menjadi Perdana Menteri dalam waktu satu tahun, karena “sistem yang pernah dia kendalikan sekarang terguncang dan runtuh secara internal”. Dia lebih lanjut menuduh bahwa pemerintahan Modi mungkin mencoba untuk menekan tekanan publik dan memberlakukan sesuatu seperti Keadaan Darurat. Menanggapi pernyataan tersebut dengan tajam, juru bicara nasional BJP Shehzad Poonawalla mengatakan komentar Gandhi mencerminkan sejarah dan pola pikir partai Kongres itu sendiri. BJP juru bicara Shehzad Poonawalla bereaksi tajam terhadap pernyataan Gandhi. “Rahul Gandhi berasal dari keluarga yang memiliki sejarah Keadaan Darurat. Itu sebabnya dia yakin semua orang ingin memberlakukan Keadaan Darurat. Konstitusi hanya sekali dilanggar di India, dan hal itu dilakukan oleh Indira Gandhi. Cara dia melemahkan lembaga-lembaga konstitusional dan melakukan intervensi terhadap lembaga-lembaga tersebut sudah diketahui umum,” kata Poonawalla dalam sebuah pernyataan video. Partai yang berkuasa juga mencatat bahwa satu-satunya keadaan Darurat yang diberlakukan di negara tersebut adalah oleh mantan Perdana Menteri Indira Gandhi. Poonawalla menuduh bahwa “keadaan darurat” yang sebenarnya ada di dalam partai Kongres.Mengklaim bahwa para pemimpin Kongres meninggalkan partai satu demi satu, Poonawalla mengatakan partai Oposisi sedang “menghadapi pemberontakan” melawan politik dinasti.Juru bicara BJP juga menuduh Gandhi berulang kali melontarkan tuduhan terhadap institusi India dan merusak citra negara di luar negeri.Mr. Poonawalla menuduh Gandhi sebelumnya telah membuat pernyataan yang menyesatkan mengenai berbagai isu mulai dari ekonomi dan vaksin Covid hingga masalah keamanan nasional. “Anda melemahkan moral angkatan bersenjata India dengan berbicara menentang Operasi Sindoor dan tindakan India di Galwan. Bahkan Mahkamah Agung telah menegur Anda,” katanya. pada acara yang diselenggarakan oleh Kongres Adivasi di Indira Bhawan di New Delhi, Gandhi pada hari Rabu (3 Juni 2026) memperingatkan bahwa meskipun “tsunami ekonomi” akan datang, sistem juga akan memberontak karena tekanan publik. Diterbitkan – 04 Juni 2026 16:11 IST


Diterbitkan : 2026-06-04 10:41:00

sumber : www.thehindu.com