Pengadilan memerintahkan pembayaran biaya hukum bagi pria yang mengklaim agen ICE mengalami patah tengkorak

Seorang hakim federal telah memerintahkan pemerintah untuk membayar biaya pengacara sebesar $15,800.17 untuk seorang pria yang mengatakan agen ICE mengalami patah tengkorak ketika mereka menangkapnya awal tahun ini. Pada bulan Januari, Alberto Castañeda Mondragón dirawat di rumah sakit setelah dia mengatakan bahwa agen ICE di St. Paul menyeretnya dari kendaraan, melemparkannya ke tanah dan berulang kali memukul kepalanya dengan tongkat baja. Menurut dokumen pengadilan, agen ICE mengatakan kepada staf rumah sakit bahwa Castañeda Mondragón menyebabkan cedera kepala karena berlari sambil diborgol ke dinding bata. Petugas kesehatan mengatakan kepada wartawan bahwa laporan tersebut tidak sesuai dengan tingkat cedera yang dialami pria tersebut. Dalam perintah dan memorandum yang diajukan pada tanggal 29 Mei, Hakim Donovan Frank mengatakan keadaan dalam kasus ini memerlukan kompensasi biaya hukum. “Pemohon mengalami luka parah di kepala dan koma, sehingga menyulitkan pengumpulan informasi perkara Pemohon dan menyusun strategi litigasi,” tulis Frank. “Lagi pula, berdasarkan pengamatan Mahkamah dalam perintah mengabulkan Permohonan, agen ICE tidak memberikan rincian mengenai penangkapan Pemohon.” Pengacara telah mengajukan petisi kepada habeas corpus untuk membebaskan Castañeda Mondragón dari tahanan agen ICE saat dia dirawat di rumah sakit karena luka-lukanya. Dalam wawancara bulan Februari dengan Associated Press, Castañeda Mondragón mengatakan dia masih terluka dan tidak dapat bekerja.
Diterbitkan : 2026-06-01 14:07:00
sumber : www.mprnews.org



