Performa pukulan yang buruk membuat Karnataka tertinggal saat melawan Madhya Pradesh pada hari kedua pertemuan Ranji Trophy Elite Grup B mereka di lapangan Alur (1) di sini pada hari Jumat.
Sebagai balasan atas 323 Madhya Pradesh, Karnataka dianggap kurang dalam temperamen dan pemilihan tembakan. Dengan pengecualian pembuka KV Aneesh (80 batting, 153b, 8×4), yang lain — termasuk nama-nama mapan seperti Mayank Agarwal (0), Devdutt Padikkal (0) dan Karun Nair (12) — mengecewakan. Tuan rumah menyelesaikan hari itu dengan 168 untuk delapan, tertinggal 155 run.
Perosotan dimulai dengan kapten Mayank, yang menyodok satu titik ke belakang pada saat makan siang. Southpaw Padikkal, pria yang berseragam, dijebak di pad oleh Saransh Jain dan diadili di leg sebelumnya. Padikkal mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan wasit dan menyatakan bahwa ia mendapat pukulan telak.
Karun, pencetak gol terbanyak tim dalam kampanye ini, berangkat untuk single yang berisiko. Sebuah aksi atletis yang brilian dan pukulan langsung dari Rajat Patidar membuat Karun tidak bisa berbuat apa-apa. Sepanjang esai Karnataka, penekanan besar diberikan pada pengambilan cepat tunggal dan ganda, ketika risiko seharusnya dihindari sama sekali.
Penjaga gawang KL Shrijith menebas keras bagian luar dan menyisihkannya.
Shrijith segera diikuti ke gubuk oleh Abhinav Manohar, yang berlari menuju Saransh dan kehilangan bola sepenuhnya hingga gagal.
Dalam waktu cepat, di lapangan yang tetap ramah terhadap pukulan, Karnataka turun menjadi 60 untuk lima. Aneesh dan Shreyas Gopal (41, 76b, 5×4) kemudian menenangkan saraf dengan stand 82 run yang mantap.
Aneesh bersiap untuk bertarung, menunjukkan fokus dan ketabahan yang luar biasa bahkan saat gawang berjatuhan di sekelilingnya. Pemain berusia 24 tahun ini mencatatkan gelar First Class 50 perdananya, yang dianggap sebagai pukulan telak dalam kariernya yang masih muda.
Saransh (tiga untuk 42) adalah ancaman abadi di antara para pemain bowling Madhya Pradesh. Off-spinner berpengalaman tanpa henti mengasah kemampuannya
panjangnya, membangun tekanan dengan setiap bola titik.
Sesi sore menyaksikan pertarungan menarik antara Saransh dan Aneesh. Yang terakhir berada di tepi, menjatuhkan umpan ke tanah sambil menghindari pemain jarak dekat. Saransh memegang pinggulnya dan menatap tajam ke arah pemukul yang beruntung, mendorong Aneesh untuk merespons dengan pukulan besar di tengah-tengah.
Aneesh harus berdiri tegak sekali lagi pada Sabtu pagi, karena Karnataka pertama-tama akan berusaha melakukan enam kali lari untuk menghindari tanda lanjutan.
Skor: Madhya Pradesh — babak pertama: Yash Dubey c Vidyadhar b Shikhar 29, Himanshu Mantri lbw b Vyshak 39, Shubham Sharma c (sub) Kruthik b Shreyas 33, Venkatesh Iyer c Kaverappa b Vyshak 87, Rajat Patidar c Aneesh b Shreyas 30, Saransh Jain lbw b Kaverappa 32, Aryan Pandey c (sub) Kruthik b Kaverappa 5, Akshat Raghuvanshi b Vidyadhar 22, Sagar Solanki c (sub) Kruthik b Vidyadhar 20, Kumar Kartikeya b Vidyadhar 0, Kuldeep Sen (tidak keluar) 0; Ekstra (b-9, lb-10, w-7): 26; Total (dalam 116,1 over): 323.
Jatuhnya gawang: 1-53, 2-89, 3-164, 4-233, 5-233, 6-256, 7-281, 8-322, 9-322.
Boling Karnataka: Kaverappa 20-6-50-2, Vidyadhar 22.1-4-56-3, Vyshak 22-5-71-2, Shikhar 27-4-70-1, Shreyas 24-7-56-2, Karun 1-0-1-0.
Karnataka — babak pertama: KV Aneesh (batting) 80, Mayank Agarwal c Solanki b Aryan 0, Devdutt Padikkal lbw b Saransh 0, Karun Nair habis 12, KL Shrijith c Mantri b Kuldeep 7, Abhinav Manohar st. Mantri b Saransh 14, Shreyas Gopal lbw b Saransh 41, Shikhar Shetty lbw b Aryan 5, Vidyadhar Patil b Solanki 4, V. Vyshak (tidak keluar) 2; Ekstra (lb-3): 3; Total (selama delapan minggu dalam 58 over): 168.
Jatuhnya gawang: 1-2, 2-5, 3-19, 4-39, 5-60, 6-142, 7-155, 8-162.
Boling Madhya Pradesh: Kartikeya 10-1-45-0, Arya 10-1-25-2, Saransh 19-3-42-3, Kuldeep 9-1-32-1, Solanki 10-3-21-1.
Diterbitkan – 23 Januari 2026 19:38 WIB

