Temui Pendamping Robot Terapung yang Dirancang untuk Interaksi Manusia yang Aman dan Ramah
Terinspirasi oleh animasi teman terbang seperti Tinker Bell, Mew, dan Soot Sprite dari Studio Ghibli, tim peneliti berangkat untuk menunjukkan manfaat robot mengambang dan bagaimana manusia dapat berinteraksi dengannya. Dipimpin oleh Mingyang Xu dari Universitas Keio di Jepang, dengan partisipasi dari institusi lain seperti MIT Media Lab, tim tersebut baru-baru ini merilis video demo. Tonton ini: Robot Terbang Lembut Hanya Ingin Berteman 03:41 Video tersebut memperlihatkan robot yang lebih ringan dari udara dengan sirip yang meluncur di udara, membuatnya tampak seperti ikan paus putih yang mengambang. Ia melayang tanpa deru keras yang menyertai sebagian besar drone. Berkat konstruksinya yang ringan, bodinya yang lembut, dan tidak adanya titik jepit, ia dapat berinteraksi dengan manusia dengan risiko cedera yang kecil. Perusahaan robotika sering kali kesulitan menciptakan mesin yang terasa aman untuk berinteraksi dan menarik secara emosional, karena desain yang kaku dan tampilan anorganik dapat memicu efek meresahkan yang dikenal sebagai lembah luar biasa — perasaan menyeramkan yang dirasakan orang ketika sesuatu terlihat hampir seperti manusia, namun kurang tepat. Robot terapung lunak mungkin memiliki keunggulan dibandingkan desain lain dalam hal hubungan emosional dan interaksi manusia-robot yang aman. Mingyang Xu/Universitas KeioRobot terapung dapat menghindari ketidaknyamanan tersebut dengan mengganti ekspresi wajah robot dengan gerakan seluruh tubuh yang lembut, dan memungkinkan interaksi manusia-robot yang lebih aman melalui bentuk yang lembut dan lentur. Video tersebut menunjukkan robot terapung lembut yang berfungsi sebagai rekan dansa, teman belajar, jam alarm, pengingat, dan sumber hiburan. Untuk melihat robot tersebut beraksi, lihat video di artikel ini.
Diterbitkan : 2026-07-12 12:01:00
sumber : www.cnet.com



