Volkswagen akan secara dramatis mengurangi jajaran model dan jejak pabriknya

Hal ini menyusul laporan mengenai 100.000 pekerjaan yang terancam di perusahaan pembuat mobil Jerman tersebut. Tobias Arhelger/Shutterstock Volkswagen berencana memangkas separuh modelnya, sebagai bagian dari perombakan efisiensi besar-besaran oleh produsen mobil terbesar di Eropa. Rencana masa depan Grup Volkswagen diuraikan dalam siaran pers yang ditandatangani oleh Dewan Eksekutifnya, yang juga berjanji untuk mengurangi kapasitas produksinya menjadi sembilan juta kendaraan per tahun, turun dari 12 juta sebelum COVID-19. Pengurangan dua juta unit telah dilakukan. Perusahaan menyalahkan “perubahan lingkungan pasar global” (alias tarif) dan semakin ketatnya persaingan global. Dalam upayanya mengubah Volkswagen menjadi “perusahaan otomotif paling menarik di dunia” pada tahun 2030, jajaran model secara bertahap akan “dirampingkan” hingga 50 persen, dengan fokus beralih ke segmen pasar yang paling menguntungkan. Kompleksitas penawaran dari pembuat mobil juga akan berkurang hingga 75 persen, sehingga Anda dapat mengharapkan lebih sedikit pilihan peralatan saat membeli kendaraan VW. Volkswagen mengatakan akan menggabungkan divisi perangkat lunak, platform, dan arsitektur elektronik yang berfokus pada teknologi untuk melayani pasar timur dan barat. Tujuannya adalah untuk membuka sinergi di seluruh perusahaan yang meningkatkan efisiensi, sekaligus menghilangkan “struktur paralel teknologi”. “Meskipun ada kemajuan yang dicapai, pengurangan biaya yang direncanakan hingga saat ini berdasarkan program yang disepakati tidak cukup dalam kondisi ekonomi dan geopolitik saat ini,” kata CFO Grup Volkswagen Arno Antlitz. “Sebaliknya, kita harus menyelaraskan kembali model bisnis kita secara mendasar dan mencapai perbaikan struktural dan berkelanjutan.” Penataan kembali yang mendasar ini tidak menyebutkan PHK, namun pengumuman tersebut muncul setelah muncul laporan bahwa raksasa Eropa tersebut berencana untuk memangkas 100.000 pekerja, setara dengan 15 persen tenaga kerja globalnya di pabrik-pabrik Jerman pada tahun-tahun mendatang. Pemangkasan ini juga akan menyebabkan Volkswagen menutup sejumlah pabriknya, yang merupakan perombakan terbesar dalam 89 tahun sejarahnya. Awal pekan ini, serikat pekerja logam Jerman, IG Metall, mengorganisir protes di 18 lokasi VW, termasuk satu di luar kantor pusatnya di Wolfsburg. Seperti dilansir The Guardian, ketua serikat pekerja, Christiane Benner, mengatakan demonstrasi tersebut mengirimkan “sinyal yang jelas kepada dewan” setelah rencana restrukturisasi skala besar.
Diterbitkan : 2026-07-10 13:40:00
sumber : www.engadget.com



