Pemuda India Visakhapatnam bergabung dalam kampanye saree to sanchi nasional
Sari bekas yang dikumpulkan oleh cabang Young Indians Visakhapatnam akan didaur ulang menjadi tas yang dapat digunakan kembali, mempromosikan ekonomi sirkular dan aksi iklim. | Kredit Foto: Pengaturan Khusus Sari yang disimpan di lemari akan segera digunakan kembali sebagai tas maraton ramah lingkungan. Cabang Young Indians (Yi) Visakhapatnam telah bergabung dengan kampanye nasional ‘Saree to Sanchi’, sebuah inisiatif yang memadukan keberlanjutan dan warisan dengan mengubah saree bekas menjadi tas yang dapat digunakan kembali untuk Kovalam Marathon 2026. Cabang kota ini mengundang sumbangan saree di Nua Boutique, Lawsons Bay, hingga 1 Agustus. Warga didorong untuk menyumbangkan saree bekas yang bersih, terutama yang mencerminkan warisan dan tradisi tekstil India wilayah.Kampanye ini, yang dipelopori secara nasional oleh Kaum Muda India di bawah inisiatif Perubahan Iklim bekerja sama dengan Konfederasi Industri India (CII), bertujuan untuk mengurangi limbah tekstil sambil mempromosikan ekonomi sirkular melalui penggunaan kembali dan daur ulang. Sari yang terkumpul akan digunakan kembali menjadi tas serut ramah lingkungan bagi peserta maraton, sehingga menciptakan peluang mata pencaharian bagi para perajin dalam prosesnya. Inisiatif ini juga bertujuan untuk merayakan nilai emosional dan budaya dari pakaian tersebut. Penyelenggara juga mendorong donasi dari para pemimpin perempuan, pengusaha, seniman, dokter, pendidik, dan perwakilan masyarakat, dengan masing-masing saree membawa cerita dan kenangannya sendiri. Menurut kampanye tersebut, setiap saree yang disumbangkan membantu mengalihkan limbah tekstil dari tempat pembuangan sampah, menurunkan jejak karbon yang terkait dengan produksi kain baru, mendukung mata pencaharian berkelanjutan, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam aksi iklim. Inisiatif ini juga menyoroti kekayaan tradisi alat tenun tangan di India dengan mendorong kontributor untuk menyumbangkan sari unik di wilayah mereka, seperti tenun sutra Kanjivaram, Banarasi, Chanderi atau Mysore. “Kampanye ini mengambil inspirasi dari keyakinan bahwa keberlanjutan dimulai dengan memperpanjang umur pakaian yang sudah ada. Daripada membuang pakaian yang memiliki nilai sentimental, keluarga didorong untuk memberikannya tujuan yang bermakna,” kata Suchandra Parvataneni, ketua Perubahan Iklim, Young Indians cabang Visakhapatnam. bagian dari gerakan nasional, masyarakat dapat menyerahkan donasinya di Nua Boutique, Lawsons Bay, sebelum 1 Agustus. Diterbitkan – 10 Juli 2026 08:21 IST
Diterbitkan : 2026-07-10 02:51:00
sumber : www.thehindu.com



