Sejarah Listerine yang Sedikit Diketahui
Jauh sebelum Listerine duduk di meja kamar mandi sambil menjanjikan nafas segar, ceritanya dimulai di ruang operasi. Pada tahun 1865, ahli bedah Inggris Dr. Joseph Lister mulai menggunakan semprotan asam karbol sebagai antiseptik bedah, memelopori metode yang membantu lebih banyak pasien bertahan hidup setelah operasi dibandingkan sebelumnya. Terobosan itu tidak hanya mengubah pengobatan; itu mengilhami sebuah nama. Nama yang Lahir Dari Penghormatan Ketika Dr. Joseph Lawrence mengembangkan formulanya sendiri bertahun-tahun kemudian, dia menamainya untuk menghormati Lister. Pada tahun 1879, Listerine dikembangkan sebagai antiseptik bedah, dibangun dengan misi dasar yang sama untuk membantu pasien bertahan dari prosedur yang dulunya jauh lebih berisiko daripada yang seharusnya. Pada tahun 1898, formula tersebut dijual dalam botol kaca sebagai obat kumur Antiseptik Listerine yang asli, dan pada tahun 1914, formula tersebut telah beredar di rak-rak toko, dan tersedia bagi konsumen tanpa resep untuk pertama kalinya. Dari Antiseptik hingga Perawatan Mulut Sehari-hari Setelah beredar lebih luas, peran Listerine terus berkembang seiring dengan ilmu kedokteran gigi. Pada tahun 1960an, plak diakui sebagai penyebab utama gigi berlubang dan penyakit periodontal, dan pada tahun 1985, American Dental Association (ADA) telah mengembangkan pedoman antiplak dan antigingivitis. Dua tahun kemudian, pada tahun 1987, Dewan Urusan Ilmiah ADA secara resmi menerima Listerine, mengukuhkan posisinya sebagai bagian dari rutinitas perawatan mulut yang didukung secara klinis, bukan sekadar antiseptik rumah tangga. Inovasi berlanjut dari sana: tahun 2009 menghadirkan Teknologi Rapid Fusion, yang dirancang untuk meningkatkan serapan fluorida dalam email gigi, diikuti oleh Listerine Zero Alcohol pada tahun 2011 dan Teknologi Crystal Block pada tahun 2018, yang dirancang untuk memblokir sensitivitas gigi secara fisik pada sumbernya. Masih Dipandu oleh Tujuan ListerMenurut merek, misi dasar itu tidak berubah. Seperti yang dikatakan oleh perusahaan, Listerine mewarisi keinginan Dr. Lister untuk “membantu sebanyak mungkin orang”, melanjutkan penelitian yang bertujuan melindungi mulut orang dan saat ini diformulasikan untuk membunuh 99,9 persen kuman yang menyebabkan bau mulut, plak, dan radang gusi. Komitmen yang sama untuk berkembang tanpa melupakan akarnya adalah sesuatu yang ditunjukkan secara langsung oleh Jordan Mojka Delricco, manajer pemasaran senior di merek tersebut ketika ditanya apa yang ada di balik daya tahan merek tersebut. “Listerine telah lama menjadi pemimpin dalam kategori perawatan mulut, terus berkembang agar tetap menjadi yang terdepan dalam tren industri dan kebutuhan konsumen. Merek ini tidak hanya mengikuti perkembangan, namun menetapkan standar dengan menggabungkan klaim yang terbukti secara klinis, wawasan yang didorong oleh konsumen, dan formula yang memperhatikan bahan-bahan untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang.” Delricco mengatakan, “kita tahu bahwa perawatan mulut tidak bisa dilakukan secara menyeluruh.” Menjaga sejarah tersebut tetap dekat, kata Delricco, sama disengajanya dengan berinovasi. “Selama lebih dari satu abad, kami merasa terhormat telah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari masyarakat. Sejak pendiri kami, Dr. Joseph Lawrence, ilmu pengetahuan selalu memandu kami dalam memberikan solusi terbaik dalam kebutuhan perawatan pencegahan dan perawatan mulut. Kami juga melestarikan sejarah kami melalui merek kami, termasuk bentuk botol barbel kami yang ikonik dan bermerek dagang, memastikan konsumen dapat dengan mudah mengidentifikasi merek di pengecer favorit mereka.” saat ini. “Meskipun komitmen kami terhadap ilmu pengetahuan dan branding tetap teguh, penting bagi merek untuk berkembang melalui inovasi dan pendekatan komunikasi untuk mewakili dan berhubungan dengan konsumen masa kini. Misalnya, di dunia yang banyak dari kita yang selalu berpindah-pindah, kami ingin memberikan konsumen kemampuan untuk mencuci mulut di mana pun mereka berada, yang mengarah pada peluncuran Paket Obat Kumur On-The-Go ($3) kami yang baru pada bulan September lalu.” Lebih dari 140 tahun setelah terobosan awal Lister, hal tersebut masih menjadi topik yang hangat menyatukan merek Listerine. Dan, meskipun formula ini dimulai sebagai cara untuk membantu pasien bertahan hidup setelah menjalani operasi, formula ini telah menghabiskan waktu lebih dari 100 tahun untuk menemukan cara baru untuk membantu orang merawat diri mereka sendiri.
Diterbitkan : 2026-07-09 17:30:00
sumber : www.newbeauty.com



