Sony menghidupkan kembali RX10 dengan autofokus AI, 4K 120fps, dan baterai yang lebih tahan lama

Sony baru saja menghidupkan kembali kamera bodi all-in-one yang paling dicintainya dengan AI pemfokusan otomatis dari jajaran mirrorless Alpha profesionalnya. Segala sesuatu yang membuat generasi sebelumnya hebat masih ada. Lensa ZEISS Vario-Sonnar T* mencakup 24mm hingga 600mm pada F2.4 hingga 4.0, sensor bertumpuk tipe 1.0, dan faktor bentuk ringkas. Lalu apa sebenarnya yang baru di RX10 V? Yang baru adalah AF pengenalan real-time, yang digerakkan oleh prosesor AI BIONZ XR onboard, yang secara otomatis mengidentifikasi orang, hewan, burung, serangga, mobil, kereta api, dan pesawat terbang, serta mengubah kinerja kamera dalam kondisi nyata. Dikombinasikan dengan pemotretan beruntun bebas blackout pada 30 frame per detik dan 60 kalkulasi AF/AE per detik, inilah RX10 pertama yang mampu mengimbangi kuntul yang mengubah arahnya di tengah penerbangan. Selain fotografi, video juga mendapat lompatan besar. RX10 V merekam 4K pada 120 fps (dengan bidang pandang yang relatif lebih sempit), sedangkan RX10 IV unggul pada 4K pada 30 fps. Daya tahan baterai meningkat 50% dibandingkan model sebelumnya, dengan paket NP-FZ100 menghasilkan sekitar 630 jepretan. Ada juga jendela bidik OLED Quad-VGA baru, dengan 3,68 juta titik yang membantu Anda membuat gambar dengan jelas di bawah sinar matahari langsung (melalui Sony). Apakah $2,299 layak untuk kamera bridge? Ini pertanyaan yang wajar, terutama karena RX10 IV diluncurkan dengan harga lebih rendah: $1,699,99. Inilah jawaban jujur saya: jika Anda memotret satwa liar, mengamati burung, olahraga, atau bepergian dan menginginkan satu lensa yang mencakup seluruh jangkauan Anda tanpa harus menukar lensa setiap saat, $2.299 memberi Anda sesuatu yang tidak ditawarkan oleh perlengkapan mirrorless dalam satu bodi. Anda membayar untuk kenyamanan karena tidak perlu membawa tas berat dengan banyak lensa zoom. Bagaimanapun, Sony RX10 V akan tersedia untuk dibeli di Amerika Serikat mulai bulan Agustus 2026. Seri RX10 Sony diam-diam mempertahankan komunitas fotografer setia yang lebih memilih bodi all-in-one tunggal dibandingkan kit mirrorless multi-lensa, dan RX10 V menutup celah autofokus yang sebelumnya memisahkan RX10 dari kamera Alpha.
Diterbitkan : 2026-07-09 15:56:00
sumber : www.digitaltrends.com



