Penggemar X-Men ’97 Masih Tidak Percaya Marvel Membunuh Sebuah Ikon Dengan Begitu Brutal

X-Men ’97 membuktikan tidak ada mutan yang aman, bahkan mutan yang paling kuat sekalipun. Reaksi penggemar terhadap salah satu kematian karakter paling brutal dalam sejarah pertunjukan. Reaksi penggemar terhadap kematian brutal Magneto di X-Men ’97 X-Men ’97 Musim 2 Episode 4, “The Rise of Apocalypse Part II,” menghadirkan momen yang mengejutkan di Disney+. Apocalypse meraih Magneto dan menggunakan armor Celestialnya untuk menguapkannya sepenuhnya. Adegan itu hanya menyisakan helm Magneto saat Profesor Xavier menyaksikan dengan ngeri. Para penggemar membanjiri media sosial dengan reaksi keras terhadap kejadian yang menghancurkan tersebut. Salah satu pengguna di X menulis, “Saya tidak percaya mereka benar-benar membuat Apocalypse membunuh Magneto, dan menyaksikan Xavier menyaksikan di depan matanya membuat saya hancur.” Pengguna lain mendeskripsikan momen tersebut sebagai “bioskop mutlak” dan memuji dampak episode tersebut. Beberapa pengguna menyoroti kehadiran Apocalypse yang mengancam selama adegan tersebut. Seorang pengguna berkomentar, “Itu adalah wajah kejahatan, dia menikmatinya.” Bioskop mutlak! Sungguh luar biasa ini.— senjaden2 (@duskden2) 9 Juli 2026 Keputusan bercerita yang berani menarik perbandingan dengan waralaba pengambil risiko lainnya. Seorang pengguna menyebutnya sebagai “momen yang sangat GOT dalam hal pengambilan risiko.” Pengguna yang sama menambahkan, “Tidak pernah terpikir Disney akan mengambil risiko seperti itu.” Pengguna lain menangkap beban emosional dari dinamika Xavier-Magneto. Mereka menggambarkan kedua karakter tersebut sebagai “teman dan musuh hingga akhir.” Mereka yang membunuhnya adalah momen yang sangat GOT dalam hal pengambilan risiko. Tidak pernah terpikir Disney akan mengambil risiko seperti itu— Eric, Jr. (@Gooey1024) 8 Juli 2026 Magneto sebelumnya tampak mati saat pembantaian Genosha di Musim 1. Dia kembali hidup hanya dua episode kemudian, yang mungkin memberikan harapan bagi para penggemar. Namun, perpanjangan waktu menonton dan reaksi sedih Profesor Xavier menunjukkan finalitas kali ini. Adegan tersebut juga membalikkan momen komik klasik dari alur cerita Age of Apocalypse tahun 1995. Dalam peristiwa itu, Magneto membunuh Apocalypse dengan cara mencabik-cabiknya menggunakan besi yang ada di darahnya. Magneto telah mati beberapa kali sepanjang sejarah Marvel Comics dan selalu kembali. Ketahanannya dalam materi sumber membuka pintu bagi potensi comeback. Penggemar harus menunggu episode mendatang untuk mengetahui nasib akhirnya dalam serial ini. Awalnya dilaporkan oleh Anubhav Chaudhry di SuperHeroHype.com.


Diterbitkan : 2026-07-09 04:08:00

sumber : www.comingsoon.net