Strategi Netflix Xbox dilaporkan gagal. Sekarang mereka bertaruh pada perangkat keras lagi

Selama satu dekade terakhir, Xbox mempunyai satu ide besar: menjadi Netflix-nya game. Di bawah kepemimpinan Phil Spencer, Microsoft menginvestasikan puluhan miliar dolar ke dalam Game Pass, membeli beberapa penerbit terbesar di industri game, dan mendorong gagasan bahwa langganan, bukan konsol, akan menentukan masa depan game. Menurut laporan baru dari Bloomberg, visi tersebut kini sedang dipikirkan ulang. Arah baru untuk Xbox Daripada memusatkan Xbox pada langganan, bisnis game Microsoft dilaporkan mulai memberikan penekanan baru pada perangkat keras, game pihak pertama, dan waralaba andalan. WomenWeAdmire Bloomberg melaporkan bahwa Asha Sharma, yang baru-baru ini mengambil alih kepemimpinan Xbox, mengarahkan bisnisnya ke arah strategi yang lebih tradisional: strategi yang berfokus pada penjualan konsol, membuat game eksklusif yang wajib dimainkan, dan sekali lagi menjadikan perangkat keras Xbox sebagai prioritas, bukan sekadar cara lain untuk mengakses Game Pass. Unsplash Pergeseran ini dilaporkan melampaui konsol. Daripada melakukan akuisisi yang lebih besar, bisnis game Microsoft dikatakan lebih bersandar pada merek-merek terbesar yang sudah ada, dengan Minecraft dan King menjadi semakin penting dalam rencana jangka panjang Xbox. Bloomberg mencatat bahwa keuntungan tetap Minecraft telah membantu mendanai sebagian besar bisnis Xbox yang lebih luas, peran yang hanya tumbuh seiring dengan bisnis seluler besar King setelah akuisisi Activision Blizzard. Game tidak akan pernah menjadi seperti Netflix Bloomberg menyarankan strategi berlangganan pada akhirnya menemui kenyataan sederhana: orang tidak mengonsumsi game seperti mereka mengonsumsi film atau acara TV. Bahkan setelah menghabiskan miliaran dolar untuk Bethesda dan Activision Blizzard, Game Pass tidak pernah menjadi layanan berlangganan universal yang dibayangkan Microsoft. Secara internal, para eksekutif juga dilaporkan mempertanyakan apakah memasukkan waralaba blockbuster seperti Call of Duty ke dalam Game Pass pada hari pertama adalah keputusan bisnis jangka panjang yang tepat, mengingat berapa banyak pendapatan yang biasanya dihasilkan oleh game-game tersebut melalui penjualan harga penuh. Microsoft / Xbox Bukan berarti Game Pass menghilang. Itu masih diharapkan untuk tetap menjadi bagian utama dari ekosistem Xbox. Namun menurut Bloomberg, hal ini mungkin tidak lagi menjadi inti dari strategi gaming Microsoft. Bahkan, laporan tersebut menunjukkan bahwa Xbox akan berkembang pesat. Setelah bertahun-tahun mencoba mendefinisikan kembali apa yang seharusnya menjadi platform, perusahaan tersebut kini tampaknya menemukan kembali sesuatu yang telah diketahui oleh industri game selama ini: perangkat keras yang hebat menjual konsol, produk eksklusif yang hebat menjual perangkat keras, dan langganan bekerja paling baik ketika mereka mendukung ekosistem tersebut, bukan menggantikannya.
Diterbitkan : 2026-07-07 22:41:00
sumber : www.digitaltrends.com


