Elk River menolak perubahan aturan untuk mengizinkan pusat data


Dewan Kota Elk River memberikan suara pada Senin malam untuk menolak perubahan peraturan kota yang mengizinkan pusat data baru. Elk River Capital dan Swervo Development Corp. mengusulkan untuk mengubah bangunan industri seluas 60.000 kaki persegi menjadi pusat data. Proyek ini akan lebih kecil dari pusat data skala besar yang diusulkan di komunitas Minnesota lainnya dan menjanjikan manfaat termasuk lapangan kerja dan pendapatan pajak properti. Namun banyak penduduk Elk River yang menyatakan penolakan keras. Elk River memiliki dua pusat data yang tidak sesuai dengan peraturan zonasi kota saat ini, yang tidak mengizinkan pusat data di distrik zonasi mana pun. Dewan Kota mempertimbangkan untuk mengubah peraturannya untuk mengizinkan pusat data di kawasan industri, dengan pembatasan. Hal ini termasuk batasan ukuran dan penggunaan energi, serta persyaratan untuk menggunakan sistem pendingin loop tertutup untuk mengurangi penggunaan air. Namun dewan menolak perubahan tersebut setelah mendengar pendapat dari banyak warga. Mereka menyuarakan keprihatinan mengenai kebisingan, penggunaan energi, polusi dari generator diesel cadangan, dan dampak kesehatan terhadap rumah-rumah dan sekolah-sekolah di sekitarnya. “Ini bukan pembicaraan anti-teknologi. Ini adalah, ‘Kami tidak tahu apa yang tidak kami ketahui,'” kata warga David McClellan. “Ada komunitas lain yang menyelidiki hal ini untuk kami. Ada banyak hal yang harus dipelajari, namun tidak ada alasan bagi kami untuk terburu-buru melakukan hal ini.”Dewan masih perlu melakukan pemungutan suara untuk menyetujui izin penggunaan bersyarat untuk pusat data. Tanpa amandemen peraturan, proyek tersebut tidak diperbolehkan. Dewan diperkirakan akan menolak izin tersebut pada pertemuan tanggal 3 Agustus. Beberapa anggota dewan mengatakan mereka tidak menentang semua pusat data namun ingin mempertimbangkan setiap proposal berdasarkan kasus per kasus. Beberapa orang mengatakan lokasi Elk River Capital yang dekat dengan perumahan dan sekolah tidak sesuai dengan rencana masa depan kota tersebut. “Perencanaan komunitas yang baik terkadang berarti mengatakan ya,” kata anggota dewan Jennifer Wagner. “Ini juga berarti terkadang mengatakan tidak, atau belum, atau kita belum melakukannya dengan benar.” Sebaliknya, dewan meminta staf kota untuk merancang moratorium satu tahun pada pusat data baru untuk dipertimbangkan pada pertemuan mendatang. Beberapa kota Minnesota lainnya telah menerapkan larangan sementara terhadap pembangunan pusat data, termasuk Minneapolis, Rosemount, Inver Grove Heights, dan Carver. Pengembang pusat data menggugat kota Eagan setelah para pemimpinnya mengadopsi moratorium satu tahun pada pusat data baru atau yang diperluas pada bulan Februari.


Diterbitkan : 2026-07-07 21:06:00

sumber : www.mprnews.org