Kerumunan Terakhir Pemimpin Tertinggi

Upacara berkabung sedang berlangsung di lima kota di Iran dan Irak, kata media pemerintah Iran. Jutaan orang telah turun ke jalan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin tertinggi, yang terbunuh pada akhir Februari. Kerumunan tersebut menunjukkan unjuk kekuatan Republik Islam Iran, serta kesedihan bagi Ayatollah Khamenei, yang memimpin Iran selama beberapa dekade, membangun posisi Iran sebagai kekuatan regional dan secara brutal menghancurkan perbedaan pendapat. Peti mati tersebut dihiasi dengan bendera Iran. Foto ini diambil di Teheran pada hari Senin, di mana para jurnalis diberitahu bahwa rute tersebut dibatasi karena banyaknya kerumunan. Alih-alih menempuh jarak lebih dari 17 mil, kata para pejabat, truk tersebut malah bergerak perlahan hanya dari tengah jalan yang telah ditentukan menuju ruang publik besar di Azadi Square. Hari Selasa diadakan upacara di Qom, pusat studi Muslim Syiah. Masyhad, pada hari Kamis, akan menjadi kota terakhir dalam program pemakaman. Ayatollah akan dimakamkan di tempat suci Imam Reza, salah satu dari 12 pemimpin agama yang dihormati oleh sebagian Syiah sebagai pewaris spiritual Nabi Muhammad. Situs yang dipilih untuk menjadi tuan rumah upacara juga mencerminkan posisi pemimpin tertinggi dan status ulama tinggi yang terkait dengannya. Ditulis oleh Peter Robins. Abdi Latif Dahir, Yeganeh Torbati dan Leo Sands berkontribusi dalam pelaporan.


Diterbitkan : 2026-07-07 16:08:00

sumber : www.nytimes.com