Penyiar Fox Memohon kepada Amerika untuk Terus Menonton Sepak Bola Setelah Tim AS Dikalahkan Belgia di Piala Dunia
Tim siaran Fox Sports mengakhiri liputan Piala Dunia FIFA hari Senin dengan pesan ke Amerika: Tolong jangan matikan TV itu. Tim Nasional Putra AS dikalahkan oleh Belgia 4-1 di babak 16 besar, menyingkirkan mereka dari Piala Dunia FIFA 2026, dan memupus impian Amerika untuk melaju jauh ke turnamen di kandang sendiri. Tim penyiar Fox yang beranggotakan John Strong dan Stu Holden, sadar bahwa banyak pemirsa akan berhenti menonton sepak bola hingga tahun 2030, menggunakan momen-momen terakhir pertandingan tersebut untuk memohon kepada pemirsa Amerika agar, jangan melakukan hal itu. “Jika Anda menikmati apa yang Anda lihat, dukunglah tim lokal Anda,” kata penyiar Fox play-by-play, John Strong, kepada pemirsa. “Ini tidak harus menjadi sepak bola terakhir yang Anda tonton selama empat tahun ke depan. Ini adalah olahraga yang indah.” “Masa depan sepak bola Amerika sangat cerah,” tambah analis Stu Holden, mengulangi pesan yang akrab bagi penggemar sepak bola Amerika selama lebih dari satu dekade. Dampak dari kekalahan di AS akan dirasakan oleh Fox, yang pasti akan membuat rating TV-nya turun secara signifikan. Meskipun demikian, sepak bola papan atas dari tim-tim seperti Prancis, Spanyol, Norwegia, dan Argentina dikombinasikan dengan zona waktu yang menguntungkan di AS akan menghasilkan jumlah pertandingan yang besar bahkan tanpa AS lagi di turnamen tersebut. Namun, tidak ada alasan untuk menutup-nutupinya: Jika AS melaju ke perempat final atau lebih, para eksekutif TV akan mengeluarkan air liur karena potensi penayangan yang menyaingi pertandingan playoff NFL. Impian pertandingan sepak bola yang ditonton 50 juta penonton tampaknya sudah mati di AS untuk saat ini. Strong dan Holden tentu saja tidak sekedar menghimbau agar pemirsa tetap menonton Piala Dunia, namun sepak bola secara umum, baik itu klub-klub papan atas Eropa maupun Major League Soccer, yang berharap bisa mengalami gelombang tersendiri setelah Piala Dunia ini. Namun serangan AS terhadap Belgia tidak akan membantu perjuangan tersebut. Begitu juga dengan pandangan politik, dengan Presiden Trump membenarkan bahwa ia melobi ketua FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kartu merah yang dikeluarkan untuk bintang AS Folarin Balogun pada pertandingan terakhir yang akan membuatnya absen pada hari Senin. Tentu saja, itu tidak masalah, karena Balogun bukanlah faktor dalam permainan.
Diterbitkan : 2026-07-07 03:15:00
sumber : www.hollywoodreporter.com



