Hujan yang terus-menerus diperkirakan akan membawa aliran masuk ke Sungai Noyyal di Coimbatore

Air tertahan di aliran Saadivayal yang dipulihkan di cekungan Noyyal setelah hujan baru-baru ini, di Coimbatore pada hari Sabtu. | Kredit Foto: Pengaturan Khusus Curah hujan yang konsisten di daerah tangkapan air bagian atas Sungai Noyyal diperkirakan akan meningkatkan aliran masuk ke sungai, dengan pekerjaan restorasi yang dilakukan di beberapa aliran sungai yang membantu menahan air hujan dan meningkatkan pengisian ulang air tanah. Sungai Noyyal dibentuk oleh 34 aliran sungai yang berasal dari Ghats Barat. Aliran-aliran ini menopang sistem sungai, mendukung pertanian dan pengisian ulang air tanah, dan memberi makan jaringan tangki di seluruh Coimbatore. Sebagai bagian dari inisiatif restorasi cekungan Noyyal, Siruthuli telah meremajakan lebih dari tujuh aliran sungai melalui desilting, memperkuat saluran-saluran sungai dan membangun bendungan-bendungan. Intervensi tersebut bertujuan untuk meningkatkan retensi air hujan, mengurangi limpasan, meningkatkan pengisian air tanah dan memulihkan akuifer. Tim dari Siruthuli, pada Sabtu (4 Juli 2026), mengunjungi aliran sungai Saadivayal, Nandangarai, Mundanthurai, Mosarambu dan Irutupallam untuk menilai dampak pekerjaan restorasi, mengevaluasi efektivitas intervensi dan mengidentifikasi tantangan yang tersisa. Perwakilan Sirithuli mengatakan langkah-langkah restorasi, khususnya pembangunan bendungan dan bendungan Pengikisan saluran-saluran sungai, telah memungkinkan sungai-sungai tersebut menahan lebih banyak air pada tahun ini, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun sejauh ini angin muson barat daya tidak terlalu kuat. Check dam telah memperlambat aliran air, meningkatkan perkolasi, meningkatkan pengisian ulang air tanah dan membantu menjaga ketersediaan air di cekungan, tambahnya. Otoritas Manajemen Bencana Distrik Coimbatore mengatakan distrik tersebut menerima curah hujan kumulatif sebesar 159 mm di 23 stasiun pengukur hujan selama periode 24 jam yang berakhir pada pukul 7.30 pagi pada hari Minggu (5 Juli 2026), dengan curah hujan rata-rata 6,91 mm. Chinnakalar mencatat curah hujan tertinggi sebesar 36 mm, disusul Sholayar (29 mm), Valparai PAP (21 mm), Siruvani Adivaram (19 mm), Cincona (19 mm) dan Valparai Taluk (16 mm). Diterbitkan – 05 Juli 2026 19:05 IST


Diterbitkan : 2026-07-05 17:53:00

sumber : www.thehindu.com