Laporan Roket: Startup India mendekati peluncuran pertama; Tonggak sejarah seribu tahun SpaceX

Perbaikan selama produksi… Produksi 1.000 mesin Merlin 1D merupakan tonggak sejarah yang luar biasa untuk mesin roket apa pun, namun penting untuk dicatat bahwa Merlin 1D dapat digunakan kembali. Merlin 1D telah mencatat lebih dari 6.000 penerbangan mesin dengan 1.000 unit. “Dengan penggunaan kembali Falcon, pemulihan mesin ini telah memungkinkan peningkatan keandalan yang berkelanjutan, menjadikan Merlin salah satu mesin roket paling andal yang pernah diproduksi,” tulis SpaceX di X. Mesin roket lain yang sangat andal namun sekali pakai dengan daya dorong serupa adalah RD-107/108 milik Rusia. Lima di antaranya telah menggerakkan masing-masing varian keluarga roket R-7 Rusia sejak tahun 1950an, sebuah warisan yang kini dibawa oleh kendaraan peluncur Soyuz. Dengan lebih dari 2.000 penerbangan oleh Soyuz dan sejenisnya, berarti lebih dari 10.000 RD-107 dan 108 mesin diproduksi di pabrik di Samara, Rusia. SpaceX meluncurkan misi GEO yang langka. Roket SpaceX Falcon 9 diluncurkan pada hari Minggu membawa satelit penyiaran radio multi-ton untuk SiriusXM untuk menggantikan dua satelit tua di orbit Bumi geostasioner, Spaceflight Now melaporkan. Satelit SXM-11 adalah satelit raksasa dalam hal pesawat ruang angkasa, dengan massa peluncuran sekitar 7 metrik ton (15.000 pon). Satelit tersebut ditujukan untuk ditempatkan di atas garis khatulistiwa pada ketinggian lebih dari 22.000 mil (hampir 36.000 kilometer), di mana kecepatannya akan sesuai dengan rotasi bumi untuk menyediakan cakupan siaran radio berkelanjutan di seluruh Amerika Serikat. Masih dalam bisnis… Dari 78 peluncuran Falcon 9 dan Falcon Heavy yang dilakukan SpaceX tahun ini, ini hanyalah peluncuran ketiga yang membawa muatan menuju orbit geostasioner, yang pernah menjadi tujuan pilihan bagi hampir semua satelit komunikasi komersial. Saat ini, trennya jelas mengarah ke orbit rendah Bumi dengan megakonstelasi seperti Starlink. Namun SiriusXM tetap menjalankan bisnisnya, begitu pula produsen satelit SXM-11: Lanteris Space Systems, anak perusahaan Intuitive Machines yang berbasis di Texas. Perusahaan, yang sebelumnya bernama Maxar, diakuisisi oleh Intuitive Machines pada Januari 2026 dengan nilai sekitar $800 juta.
Diterbitkan : 2026-07-03 13:55:00
sumber : arstechnica.com



