T-Pain Memainkan Lagu Oliver Tree yang Belum Dirilis di Festival Setelah Kematian Penyanyi
T-Pain membagikan kolaborasi yang belum pernah dirilis dengan Oliver Tree untuk menghormati musisi tersebut hanya dua minggu setelah kematiannya yang mengejutkan. Rapper bernama asli Faheem Rashad Najm itu tampil bersama Shaquille O’Neal alias DJ Diesel di festival Electric Forest di Michigan pada Sabtu dini hari, 27 Juni, saat ia meluncurkan lagu barunya, menurut cuplikan media sosial. Klip penggemar mengabadikan momen emosional ketika T-Pain, 41, meluncurkan montase video klip mendiang Tree saat lagu diputar. Lagu tersebut dirilis ke publik dua minggu setelah Tree meninggal dalam tabrakan helikopter di udara di Rio de Janeiro, Brasil. Dia berusia 32 tahun. Terkait: Penyanyi ‘Life Goes On’ Oliver Tree Mati pada Usia 32 Setelah Kecelakaan Helikopter: Laporan Penyanyi-penulis lagu Oliver Tree dilaporkan telah meninggal. Dia berusia 32 tahun. Dua helikopter bertabrakan satu sama lain di barat daya Rio de Janeiro pada Minggu pagi, 14 Juni, menurut laporan pada hari yang sama dari CNN Brazil. Menurut outlet tersebut, Tree adalah satu dari enam korban jiwa akibat kecelakaan yang dilaporkan. Rincian lebih lanjut tentang tabrakan yang dilaporkan (…) Dalam montase video T-Pain, Tree terlihat tampil, mengendarai skuter menuruni beberapa bukit dan bermain-main dengan teman-temannya. Saat video throwback diputar, T-Pain mengangkat tangannya ke udara sebelum meminta penonton melambaikan tangan mereka dari sisi ke sisi secara serempak. T-Pain dan Tree dikenal sebagai teman dekat, dan T-Pain sering menjadi pembawa acara di “Nappy Boy Radio Podcast” miliknya. T-Pain Ethan Miller/Getty Images Berita kematian Tree beredar online setelah CNN Brazil memberitakan insiden helikopter fatal yang terjadi pada 14 Juni. Outlet tersebut saat itu menyatakan bahwa dua helikopter saling bertabrakan, mengakibatkan kematian enam orang termasuk Tree. Tidak ada yang selamat. Musisi dan artis tersebut sedang melakukan perjalanan di Brasil sebagai bagian dari tur dunianya pada saat itu. Setelah tampil di São Paulo pada tanggal 6 Juni, Tree dijadwalkan untuk naik ke panggung di Lisbon, Portugal pada tanggal 1 Juli. Juru bicara Kantor Pers Polisi Sipil Negara Bagian Rio de Janeiro mengatakan kepada USA Today setelah tabrakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan “penyebab kecelakaan pesawat.” Terima kasih! Anda telah berhasil berlangganan. Oliver Tree Rob Kim/Getty Images untuk iHeartRadio Setelah pemeriksaan forensik yang dilakukan di tempat kejadian selesai, Pusat Investigasi dan Pencegahan Kecelakaan Penerbangan akan merilis laporannya. Outlet tersebut menambahkan bahwa laporan awal menunjukkan bahwa helikopter yang jatuh tersebut jatuh “ke tempat parkir sebuah dealer mobil listrik, memicu api yang memakan sedikitnya 20 kendaraan.” Tim Tree mengungkapkan melalui postingan Instagram pada Minggu, 21 Juni, bahwa jenazahnya telah ditemukan dan dipindahkan ke California. Postingan yang dibagikan melalui akun resmi Tree juga mengumumkan bahwa ia akan diberi penghargaan melalui yayasan yang akan datang. “Warisannya akan tetap hidup melalui yayasan/dana abadi bernama ‘Hibah Sangat Epik untuk Bayi Jenius dari Dr. Oliver Tree’ yang akan segera hadir,” tulis postingan tersebut. “Ini adalah sesuatu yang telah disusun Oliver sebelum kematiannya, tertulis dalam surat wasiatnya. Kami akan memastikan keinginannya terwujud sehingga lebih banyak kegembiraan, cinta, dan seni dapat disebarkan ke dunia, itulah keinginan terakhirnya.” T-Pain membagikan penghormatannya kepada Tree melalui Instagram setelah kematian temannya. “Terima kasih telah berbagi karya seni Anda dan selalu tampil berbeda dengan cara terbaik. Sampai jumpa di sisi yang lebih cerah,” tulis T-Pain beberapa jam setelah berita itu tersiar.
Diterbitkan : 2026-06-29 01:04:00
sumber : www.usmagazine.com



