Z.ai dari Tiongkok mengklaim mereka dapat menandingi Mythos dalam keamanan siber
Zhipu AI (Z.ai) dari Tiongkok merilis GLM-5.2 berbobot terbuka, dan beberapa peneliti mengklaim bahwa perangkat tersebut cocok dengan Mythos dalam skenario penemuan bug dan keamanan siber tertentu. Meskipun GLM tertinggal dibandingkan model Anthropic dan OpenAI dalam tugas lain yang lebih umum, tampaknya Tiongkok telah secara signifikan mengurangi kesenjangan kemampuan antara modelnya dan model AS. Tingkat kemajuan ini khususnya mengkhawatirkan pemerintah AS, yang telah berupaya membatasi akses Tiongkok terhadap model canggih seperti Mythos dan Fable dari Anthropic, serta perangkat keras yang diperlukan untuk melatih dan menjalankannya. Pemerintahan Trump memandang Mythos dan model AI canggih lainnya mampu mengidentifikasi kerentanan sebagai ancaman keamanan nasional yang serius. Baru-baru ini, OpenAI meluncurkan GPT-5.6, yang juga menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi penyalahgunaan dan memiliki akses terbatas terhadapnya. Karena GLM adalah model berbobot terbuka, GLM dapat diunduh dan dijalankan oleh siapa saja pada perangkat keras yang tersedia. Hal ini memberikan fleksibilitas yang besar dan memungkinkan akses mendalam bagi pengguna yang mahir, namun hal ini juga membuatnya siap untuk disalahgunakan oleh pihak jahat yang dapat menjalankannya dengan sedikit pengawasan.
Diterbitkan : 2026-06-28 21:42:00
sumber : www.theverge.com



