Pesepakbola Prancis tenggelam di Sungai Rhone di tengah gelombang panas yang ekstrem

Pesepakbola Prancis berusia 21 tahun yang menjanjikan meninggal secara tragis setelah tenggelam di Sungai Rhone, di tengah gelombang panas parah yang saat ini melanda negara itu.Kenzo Kies, yang bermain untuk tim cadangan Guingamp, ditarik dari air awal pekan ini. Baik Guingamp maupun Saint-Etienne, tempat ia menghabiskan tujuh tahun di sistem akademi mereka, memberikan penghormatan setelah kematiannya pada hari Rabu. Kematiannya terjadi ketika Prancis mengalami gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan negara tersebut mencatat hari terpanas selama dua hari berturut-turut pada hari Rabu. Indikator termal nasional, rata-rata suhu di 30 stasiun cuaca, mencapai suhu tertinggi baru 30C (86F), dengan beberapa wilayah, termasuk Paris, melebihi 40C (104F).Sebastien Lecornu mengatakan sebagian besar insiden tragis melibatkan kaum muda (AFP/Getty) Pihak berwenang telah melaporkan setidaknya 40 kematian akibat tenggelam dalam seminggu terakhir saja, saat orang-orang mencari perlindungan dari suhu ekstrem di sungai dan perairan lainnya. Perdana Menteri Sébastien Lecornu mencatat pada hari Selasa bahwa sebagian besar insiden tragis ini melibatkan kaum muda, meskipun telah berulang kali diperingatkan untuk tidak berenang tanpa pengawasan.Menurut laporan media Prancis, Kies diselamatkan dari area renang terlarang di dekat Lyon pada hari Senin dalam kondisi kritis, tenggelam di Sungai Rhone. Dia kemudian dinyatakan mati otak. Gelombang panas juga mempengaruhi wilayah lain di Eropa, dan Inggris mengumumkan bahwa Rabu adalah hari terpanas di bulan Juni yang pernah tercatat sejak tahun 1976. Rekor ini dipecahkan empat kali pada hari Rabu, dengan suhu 36,1 derajat Celcius tercatat di Gosport, Hampshire, kata Kantor Met. Ini terjadi setelah suhu 36 derajat Celsius tercatat di Gosport dan juga di Wisley, Surrey. Sementara itu, suhu 35,8 derajat Celcius tercatat di Wiggonholt, West Sussex, dan 35,7C di Charlwood, Surrey.Iklan Panas yang belum pernah terjadi sebelumnya ini melampaui rekor sebelumnya sebesar 35,6C, yang terjadi sejak tahun 1976 dan 1957.Panas yang ekstrim menyebabkan beberapa balap kuda dibatalkan pada hari Rabu. Sementara itu, pimpinan Formula Satu telah mengeluarkan peringatan bahaya panas menjelang Grand Prix Austria akhir pekan ini.Direktur Balap Rui Marques mengonfirmasi bahwa layanan cuaca resmi memperkirakan suhu melebihi 31C.Deklarasi tersebut mengamanatkan agar tim memasang sistem pendingin pengemudi, seperti rompi berpendingin cairan, meskipun pengemudi tidak diwajibkan untuk menggunakannya dan sebagai gantinya dapat memilih penalti pemberat.


Diterbitkan : 2026-06-25 13:26:00

sumber : sports.yahoo.com