Lionel Richie Memotong Minnesota Setelah Jatuh Sakit Di Panggung

Musisi tersebut memulai tur gabungannya dengan Earth, Wind & Fire di St. Paul pada Rabu malam Lionel Richie mengakhiri setnya di Grand Casino Arena di St. Paul, Minnesota, lebih awal setelah jatuh sakit. Musisi tersebut mengumumkan jeda tak terduga sekitar 55 menit setelah pertunjukan, menurut Minnesota Star Tribune. Richie, 77, menjelaskan kepada penonton bahwa dia merasa pusing dan itulah sebabnya dia membawakan lagu hitnya “Dancing on the Celah-Langit” sambil duduk di atas panggung. “Saat Anda merasa pusing, duduklah,” katanya. Setelah membawakan “Three Times a Lady” dengan piano, Richie meminta istirahat dan meninggalkan panggung. Bandnya bertahan selama 15 menit sebelum juga keluar. Empat puluh menit kemudian, sekitar pukul 22.50, pemain saksofon Dino Soldo muncul dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran penonton. Sayangnya, Lionel sedang tidak enak badan, katanya. “Dia tidak akan bisa melanjutkan. Informasi tambahan akan tersedia.” BREAKING: Konser Lionel Ritchie di St Paul di Grand Casino Arena dibatalkan di tengah pertunjukan. Ritchie yang duduk di atas panggung saat “Dancing on the Plafon”, mengaku merasa pusing. Membawakan satu lagu lagi dengan piano, “Three Times a Lady”, lalu mengumumkan jeda yang tidak direncanakan. Tidak kembali. pic.twitter.com/RNalkYHnmG— Patrick Kessler (@PatKessler) 25 Juni 2026 Pertunjukan tersebut menandai malam pembukaan tur bersama Richie dengan Earth, Wind & Fire. Drummer Earth, Wind & Fire, John Paris, mengatakan kepada Minnesota Star Tribune bahwa Richie tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit apa pun sebelum pertunjukan. Cerita yang Sedang Tren Perjalanan selama 26 hari ini dimulai di Minnesota, dan akan dilanjutkan dengan perhentian di Madison Square Garden di Kota New York dan Intuit Dome di Los Angeles sebelum berakhir di Moody Center Austin pada 14 Agustus. Pada Selasa malam, Richie membagikan rasa terima kasihnya atas tur tersebut di Instagram Stories-nya. “Terima kasih kepada semua orang di band dan kru saya atas semua kerja keras, dedikasi, dan jam kerja panjang yang membuat kami siap untuk tur ini,” tulisnya. “Dibutuhkan tim yang luar biasa di belakang layar untuk mewujudkan semuanya, dan saya berterima kasih kepada Anda semua.”


Diterbitkan : 2026-06-25 07:49:00

sumber : www.rollingstone.com