Cabang militer memulihkan persyaratan vaksinasi flu setelah virus menyebar ke seluruh pangkalan

Persyaratan historis Masih belum jelas jenis flu apa yang beredar di pangkalan tersebut. Sirkulasi virus influenza musiman cenderung rendah selama musim panas di kalangan masyarakat umum. Namun aktivitas tidak turun hingga nol, dan jarak yang dekat serta kontak yang luas di dalam suatu pangkalan memudahkan penularan meroket. Dalam sebuah pernyataan kepada Ars Technica, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan bahwa Pentagon telah memberikan pengecualian terhadap kebijakan vaksinasi flu opsional Hegseth kepada Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Badan Keamanan Nasional, dan Badan Kesehatan Pertahanan. Pengecualian ini muncul setelah “tinjauan komprehensif” dan sejalan dengan kebijakan standar “menyesuaikan langkah-langkah perlindungan kesehatan pasukan dengan realitas operasional yang penting.” “Keputusan tersebut didasarkan pada penilaian risiko menyeluruh dan dirancang untuk memaksimalkan kesiapan operasional, tingkat kematian, dan pembangkitan kekuatan, sekaligus menjaga populasi yang berisiko,” kata Parnell. Dengan pengecualian, Angkatan Udara bermaksud untuk memvaksinasi semua anggota baru di pangkalan Texas, menurut ABC News, dan Angkatan Darat sedang bersiap untuk memperluas persyaratan vaksin yang dipulihkan ke kelompok lain, termasuk pasukan yang dikerahkan ke luar negeri. Angkatan bersenjata AS memiliki sejarah panjang dalam menangani patogen, dimulai pada tahun 1777 ketika George Washington mengamanatkan tentara Kontinental untuk disuntik terhadap penyakit cacar, yang telah melanda tentara selama Perang Revolusi. Pada bulan Maret 1918, kasus flu parah terjadi di pangkalan militer di Kansas. Pandemi flu berikutnya pada tahun 1918 diperkirakan telah menewaskan sekitar 43.000 tentara AS, hampir setengah dari seluruh kematian militer AS selama Perang Dunia I. Angkatan Darat AS mendukung pengembangan vaksin flu pertama, yang telah diuji keamanan dan kemanjurannya pada anggota militer. Militer AS mengeluarkan mandat vaksinasi flu pertamanya pada tahun 1945, ketika vaksin tersebut dilisensikan.
Diterbitkan : 2026-06-24 14:54:00
sumber : arstechnica.com



