Perjalanan ke Dalam Koleksi Botol Parfum Jumbo Terbesar di Dunia
Hingga pertengahan abad ke-20, factice sering kali dibuat oleh pembuat kaca mewah termasuk Baccarat dan Lalique agar menjadi replika persis dari kaca berukuran biasa, diisi dengan air berwarna atau alkohol untuk meniru tampilan parfum sebenarnya. Mereka tumbuh lebih besar dan lebih berani pada tahun 70an, 80an, dan 90an, namun pada awal tahun 2000an, produksinya mulai berkurang. Bukan hanya biaya produksinya yang sangat mahal, namun budaya ritel secara keseluruhan sudah mulai bergeser. Obsesi Gupta terhadap fakta dimulai seperti sebuah dongeng. Ketika dia berimigrasi ke Amerika Serikat dari India pada awal tahun 1990-an, dia bekerja di pedagang grosir parfum di Canal Street di New York City, dengan harapan mendapatkan cukup uang untuk menabung untuk mendapatkan gelar master di bidang teknik. Suatu hari yang menentukan, dia dikirim ke ruang bawah tanah untuk membersihkan—dan di sanalah dia melihat fakta pertamanya. “Ia tergeletak di rak, tertutup debu,” katanya. Gupta bertanya kepada bosnya apakah dia boleh membeli botol itu, dan pria itu menertawakannya: “Dia bilang itu bukan urusan saya. Tapi saya terus bertanya, sampai akhirnya dia bilang dia akan mengambil $2.000 untuk itu.” Gupta membutuhkan waktu setahun untuk menghemat uang dari gajinya yang kecil, mengunjungi ruang bawah tanah setiap hari untuk melihat harta karun itu. “Saya tidak tahu mengapa saya menginginkan botol itu atau apa yang akan saya lakukan dengan botol itu. Saya hanya menyukainya. Itulah awal perjalanan saya,” katanya. “Tiga puluh tiga tahun yang lalu.”
Diterbitkan : 2026-06-24 13:00:00
sumber : www.allure.com



