Directors Guild of Canada Menyerukan Perlindungan AI: “Efisiensi Bukanlah Kreativitas”

Persekutuan Direksi Kanada menentang penggunaan kecerdasan buatan yang tidak mengakui dan melindungi hak-hak pembuat konten. “Karya kreatif bukan sekedar produk yang dirancang untuk mengisi platform, memberi masukan pada algoritma, atau menarik perhatian sebelum menghilang ke dalam aliran digital yang tak ada habisnya. Seni adalah tindakan ekspresi kreatif,” kata DGC dalam Manifesto tentang Nilai Kreativitas Manusia yang dikeluarkan pada Banff World Media Festival, di mana para produser konten Kanada, politisi pendanaan, dan regulator mendiskusikan masa depan sektor media di negara tersebut di era AI. Serikat pekerja mengatakan keanggotaannya, yang mencakup sutradara, editor, pengrajin, dan orang-orang penting lainnya di bidang film dan TV, membantu membentuk pandangan dan pengalaman kerja penonton. “Tetapi efisiensi bukanlah kreativitas. Otomatisasi bukanlah kolaborasi. Prediksi bukanlah imajinasi. Sistem AI dilatih berdasarkan apa yang sudah ada. Kreativitas manusia membayangkan apa yang tidak ada. Keputusan kreatif tidak hanya dibentuk oleh data, namun oleh empati, penilaian etis, pengalaman hidup, dan naluri kreatif. Karya kreatif penting karena dibentuk oleh orang-orang yang tidak sempurna, kontradiktif, emosional, dan hidup. Kemanusiaan bukanlah sebuah cacat dalam proses kreatif. “Itulah intinya,” tegas manifesto DGC. Para produser film dan TV Kanada semakin banyak yang mengadopsinya. AI sedang direncanakan untuk menghemat biaya dan waktu, bahkan ketika mereka menyuarakan keprihatinan atas hilangnya pekerjaan dan pencurian kekayaan intelektual. Ditjen Perhubungan Udara menegaskan bahwa tantangan AI tidak hanya terbatas pada bidang ekonomi dan pekerjaan, namun juga mencakup pertanyaan tentang kepenulisan, ekspresi artistik, dan masa depan penyampaian cerita. Tidak ada anggota serikat ini yang mengetahui bahwa peran atau pekerjaan mereka telah diserahkan ke mesin setelah kejadian tersebut terjadi,” argumen serikat tersebut. DGC menegaskan bahwa seni bukan sekadar “konten”, tetapi ekspresi pengalaman manusia yang tidak dirancang untuk melayani algoritma dan keterlibatan penonton semata. “Teknologi harus tetap melayani umat manusia, bukan sebaliknya. Kreativitas manusia bukanlah suatu inefisiensi yang harus dioptimalkan begitu saja. Bercerita adalah salah satu bentuk ekspresi tertua dan terkuat umat manusia, dan kita harus memastikan bahwa orang-orang yang menciptakan karya seni terus membentuk masa depan,” Warren P. Sonoda, presiden nasional DGC, menambahkan dalam sebuah pernyataan.Banff World Media Festival berlanjut hingga Rabu.


Diterbitkan : 2026-06-16 20:01:00

sumber : www.hollywoodreporter.com