Oliver Tree berbagi rencana untuk surat wasiatnya dan memberikan uang “kembali kepada artis” beberapa minggu sebelum dia meninggal

Oliver Tree berencana menggunakan surat wasiatnya untuk memberikan uangnya “kembali kepada artis”, ungkap mendiang penyanyi itu awal tahun ini. Penyanyi-penulis lagu tercinta dan bintang viral, yang dikenang karena lagunya ‘Life Goes On’, ‘Miss You’ dan ‘When I’m Down’, meninggal dalam kecelakaan helikopter kemarin (14 Juni), bersama lima orang lainnya juga kehilangan nyawa dalam tabrakan di udara di Brasil. Banyak orang di industri hiburan mengungkapkan keterkejutan mereka atas berita tersebut, termasuk Melanie Martinez, Kid Cudi, T-Pain, KSI dan Flying Lotus di antara mereka yang memberikan penghormatan. Sekarang, para penggemar telah berbagi wawancara yang diberikan Tree pada bulan April tahun ini di mana dia membahas rencana yang dia miliki untuk surat wasiatnya. Berbicara di The Zach Sang Show, dia berkata: “Saya tidak percaya bahwa kekayaan atau apapun yang dihasilkan dari (pekerjaan saya) adalah milik saya.” “Surat wasiat saya sudah diatur sehingga ketika saya meninggal, keluarga saya, tidak ada yang akan mendapat satu sen pun. Jika saya punya istri atau anak atau apa pun, mereka tidak mendapat satu sen pun. Saya akan menyekolahkan anak-anak saya sampai perguruan tinggi, itu perjanjiannya, tapi tidak akan ada sendok perak.” Dia menjelaskan bahwa sebaliknya, dia bermaksud mendirikan yayasannya sendiri, Art Grants For Baby Geniuses dari Dr. Oliver Tree, meskipun tidak jelas apakah dia berhasil mendirikannya sebelum kematiannya. Yang lebih pedih lagi, Tree juga membayangkan kemungkinan konsekuensi kematiannya terhadap apresiasi musiknya di dunia. “Ada juga ruang untuk uang lain, karena ketika saya meninggal, karya seni saya akan terus memiliki sisa dan mungkin bernilai lebih dari sekarang,” katanya. “Orang-orang pada akhirnya akan mengapresiasi video-video bodohku dan lagu-lagu bodohku. Saat itulah orang-orang mengapresiasimu, saat kamu sudah tidak ada lagi.” “Mudah-mudahan bisa bertahan hingga 100 tahun dan masyarakat bisa berdonasi,” tambahnya. Melanie Martinez, mantan partner Tree’s, membagikan penghormatan di Instagram story-nya, dan mengingatnya sebagai “artis sejati” dengan “hati yang lembut”. “Hari ini benar-benar hancur,” tulisnya. “Sangat sulit untuk memahami bagaimana seseorang yang pernah berbagi waktu yang spesifik dan formatif dalam hidup Anda bisa tiba-tiba pergi. Dia begitu berdedikasi pada karya seninya sehingga saya sangat mengagumi dan menghormatinya. Saya pikir semua orang yang mengenalnya akan mengingat kembali momen-momen tawa dan kegembiraan yang dengan mudah dia timbulkan. Tawanya begitu menular dan hangat. Kemampuannya untuk memimpin secara kreatif dan mengambil tindakan sambil mempertahankan rasa takjub dan kagum seperti anak kecil sungguh menginspirasi. Dia memiliki hati yang lembut dan merupakan seniman sejati dalam segala hal.”


Diterbitkan : 2026-06-15 19:26:00

sumber : www.nme.com