Angkatan Laut AS mengundang galangan kapal Korea Selatan untuk membangun kapal perusak berpeluru kendali yang kuat

Angkatan Laut Amerika Serikat telah mengambil langkah signifikan menuju perluasan kerja sama industri pertahanan dengan Korea Selatan. AS telah meminta informasi dari pembuat kapal terkemuka di negaranya mengenai kemampuan mereka membangun kapal angkatan laut generasi berikutnya, termasuk kapal perusak berpeluru kendali dan kapal pengisian armada. Menurut beberapa laporan, pemerintah AS telah mengeluarkan Permintaan Informasi (RFI) kepada pembuat kapal angkatan laut utama Korea Selatan—HD Hyundai Heavy Industries dan Hanwha Ocean—untuk program potensial yang melibatkan delapan kapal perusak. RFI terpisah untuk kapal tanker berukuran sedang juga dikirimkan ke Samsung Heavy Industries bersama dua perusahaan lainnya. Modernisasi angkatan laut Langkah ini dilakukan ketika Angkatan Laut AS menghadapi kekhawatiran yang semakin besar atas terbatasnya kapasitas pembuatan kapal dalam negeri, meningkatnya biaya konstruksi, dan penundaan pengiriman kapal perang baru. Dengan menjajaki kemitraan dengan pembuat kapal sekutu, Washington bertujuan untuk mempercepat modernisasi angkatan laut sekaligus memperkuat ketahanan basis industri pertahanannya. RFI dilaporkan mencari informasi terperinci mengenai keahlian desain, kapasitas produksi, harga, jadwal pengiriman, dan kemampuan keseluruhan masing-masing perusahaan untuk mendukung kebutuhan Angkatan Laut AS di masa depan. Para pejabat telah menekankan bahwa permintaan tersebut dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi pasar dan bukan sebagai pengumuman resmi pengadaan. Kekuatan Pembuatan Kapal Angkatan Laut Paling Efisien di Dunia Korea Selatan telah muncul sebagai salah satu kekuatan pembuatan kapal angkatan laut yang paling efisien di dunia. Perusahaan seperti HD Hyundai Heavy Industries dan Hanwha Ocean memiliki pengalaman puluhan tahun dalam membangun kapal perusak, fregat, kapal selam, dan kapal tambahan canggih untuk Angkatan Laut Republik Korea serta membangun kapal komersial canggih untuk pelanggan global. Galangan kapal mereka yang modern, jalur produksi yang sangat otomatis, dan rekam jejak yang terbukti dalam mengirimkan kapal kompleks sesuai jadwal telah menarik minat internasional yang semakin besar. Kemampuan-kemampuan ini menjadi semakin berharga ketika negara-negara sekutu berupaya memperluas kapasitas angkatan laut sebagai respons terhadap tantangan keamanan yang terus berkembang di seluruh Indo-Pasifik, lapor Naval News. Jangkauan terbaru ini mencerminkan tren strategis yang lebih luas dalam kebijakan pertahanan AS. Daripada hanya mengandalkan produksi dalam negeri, Washington menjajaki kerja sama industri yang lebih besar dengan sekutu terpercaya seperti Korea Selatan dan Jepang untuk memperkuat pencegahan maritim dan meningkatkan ketahanan rantai pasokan. Laporan sebelumnya telah menunjukkan bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan desain kapal asing dan partisipasi galangan kapal sekutu untuk mengatasi kemacetan produksi. RFI baru menunjukkan bahwa diskusi ini bergerak ke tahap yang lebih konkrit. RFI merupakan proses pengumpulan informasi pada tahap awal dan bukan merupakan pemberian kontrak. Angkatan Laut AS akan mengevaluasi tanggapan yang diberikan sebelum menentukan apakah akan melanjutkan ke program akuisisi formal atau mengeluarkan Permintaan Proposal (RFP). Jika inisiatif ini maju, hal ini dapat menandai salah satu contoh paling signifikan dari kerja sama industri pertahanan AS-Korea Selatan dalam pembuatan kapal angkatan laut. Kemitraan semacam itu tidak hanya akan membantu mengatasi kendala kapasitas Angkatan Laut AS tetapi juga memperdalam hubungan strategis antara kedua sekutu tersebut di tengah meningkatnya persaingan di kawasan Indo-Pasifik. Meskipun belum ada keputusan pengadaan yang diumumkan, perkembangan terbaru ini menyoroti semakin besarnya keinginan Washington untuk memanfaatkan kemampuan industri sekutu guna memenuhi kebutuhan angkatan laut di masa depan dengan lebih efisien.


Diterbitkan : 2026-07-12 07:37:00

sumber : interestingengineering.com