Kongres mengingat kembali peran mantan PM Selandia Baru dalam menghidupkan kembali hubungan dengan India pada tahun 1980an ketika Modi meningkatkan kemitraan

Anggota Parlemen Kongres Jairam Ramesh | Kredit Foto: PTI Berusaha untuk menempatkan peningkatan terbaru dalam hubungan India-Selandia Baru dalam konteks sejarah, Kongres pada hari Sabtu mengenang peran Selandia Baru dalam membantu mengembangkan sektor susu India dan mendirikan All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), sekaligus memuji mantan Perdana Menteri Selandia Baru David Lange yang melakukan pengaturan ulang hubungan bilateral pada tahun 1980an. Hal ini terjadi pada hari ketika Perdana Menteri Narendra Modi dan mitranya dari Selandia Baru Christopher Luxon mengumumkan kemitraan strategis antara kedua negara. Sekretaris Jenderal Kongres Jairam Ramesh mengatakan kunjungan Modi “mengingat kembali kenangan akan seorang pria luar biasa yang merupakan kunci dalam mengubah hubungan India-Selandia Baru”.’Hubungan instan’Dalam sebuah postingan di X, Ramesh mengatakan bahwa Lange, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Selandia Baru dari tahun 1984 hingga 1989, memilih India untuk kunjungan luar negeri pertamanya setelah menjabat dan “menjalin hubungan langsung dengan Indira Gandhi” sebelum mengembangkan “hubungan pribadi yang hangat dan dekat” dengan Rajiv Gandhi. “David Lange-lah yang menghidupkan kembali hubungan bilateral yang produktif pada tahun 1950-an, dengan bantuan Selandia Baru dalam mengembangkan industri susu India dan juga mendirikan AIIMS di New Delhi,” kata Ramesh. Dampak terhadap produk susuDia mengenang bahwa Verghese Kurien, arsitek Revolusi Putih India, pernah mengunjungi Selandia Baru dalam program beasiswa pemerintah pada tahun 1952-53, sebuah perjalanan yang sangat memengaruhi karyanya. Namun, hubungan bilateral sempat mendingin pada tahun 1960an dan 1970an sebelum Lange berusaha membangun kembali hubungan tersebut setelah menjabat pada tahun 1984, katanya. Ramesh juga mencatat bahwa Lange menunjuk pendaki gunung Edmund Hillary sebagai Komisaris Tinggi Selandia Baru untuk India, dan menambahkan bahwa jalan-jalan di kawasan diplomatik New Delhi menghormati Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay. Kemitraan strategis Sebelumnya pada hari itu, Modi dan Luxon mengumumkan peningkatan hubungan ke kemitraan strategis, menyepakati peta jalan untuk memperluas kerja sama, dan menetapkan target untuk menggandakan perdagangan barang dan jasa bilateral menjadi dua kali lipat. ₹35.000 crore pada tahun 2030. Kedua belah pihak juga meluncurkan kerangka kerja sama maritim Indo-Pasifik, pakta dukungan logistik timbal balik antara angkatan bersenjata mereka, dan setuju untuk melembagakan dialog keamanan maritim. Diterbitkan – 12 Juli 2026 05:03 IST


Diterbitkan : 2026-07-11 23:33:00

sumber : www.thehindu.com