5 Remake Live-Action Disney Terbaik Setelah Moana Tahun 2026
Kami telah memberi peringkat lima remake live-action Disney dari film animasi populer. Daftar ini tidak mencakup sekuel dan film berdasarkan karakter animasi. Pemeringkatan didasarkan pada skor Tomatometer setiap film di Rotten Tomatoes. Ini terjadi setelah perilisan teatrikal film live-action Moana karya Dwayne Johnson, yang kini mendapat skor RT 35% berdasarkan 80 ulasan. 5 remake live-action Disney terbaik yang diberi peringkat berdasarkan skor RT 5) Beauty and the Beast (2017) – 71% Di nomor lima adalah remake fantasi musikal Beauty and the Beast tahun 2017, yang dibintangi oleh dokter hewan Harry Potter Emma Watson sebagai Belle dan alumni Downton Abbey Dan Stevens sebagai the Beast. Selama pemutaran teatrikalnya, film ini mendapat skor persetujuan 71% di Rotten Tomatoes dan juga menjadi blockbuster dengan pendapatan kotor lebih dari $1,2 miliar. Banyak kritikus memuji produksi dan desain kostum remake yang mewah, yang secara efektif menghidupkan dunia film animasi klasik. Pemeran pendukungnya yang bertabur bintang, termasuk Gaston karya Luke Evans dan Lumière karya Ewan McGregor, juga diakui atas penampilan mereka yang menawan dan menghibur. Sementara itu, beberapa orang menyatakan kekecewaannya atas nyanyian Watson yang disetel secara otomatis. Meskipun mereka menyukai cara dia menggambarkan kecerdasan dan keberanian Belle, vokalnya selama pertunjukan musik mengganggu beberapa kritikus dan penggemar. 4) Lilo & Stitch (2025) – 72% Tempat keempat ditempati oleh film terlaris Disney yang bernilai miliaran dolar, remake live-action Lilo & Stitch pada tahun 2025. Film komedi fiksi ilmiah ini memperoleh rating persetujuan sebesar 72% di Rotten Tomatoes, sementara Popcornmeter-nya jauh lebih tinggi yaitu 91%. Kritikus dan penggemar memuji film tersebut karena memberikan adaptasi yang mengharukan dan emosional yang menangkap esensi film aslinya. Debut akting Maia Kealoha sebagai Lilo dan kembalinya Chris Sanders sebagai pengisi suara Stitch juga mendapat pujian positif dari para pengulas. Meskipun demikian, masih banyak yang menyatakan kekecewaan atas beberapa pilihan kreatif tim kreatif, terutama dengan Jumba karya Zach Galifianakis dan Pleakley karya Billy Magnussen. Penggemar juga tidak mengapresiasi akhir film tersebut, sehingga mengubah keputusan Nani dari film aslinya. 3) Cinderella (2015) – 84% Peringkat ketiga adalah Cinderella yang dibuat ulang oleh Kenneth Branagh tahun 2015, yang menerima skor Fresh 84% di Rotten Tomatoes. Adaptasi live-action ini sukses besar di kalangan kritikus dan penggemar, yang menyukai penggambaran Cinderella yang menawan dan tulus dari Lily James. Chemistrynya dengan Prince Kit karya Richard Madden sangat mudah dan ajaib. Penampilan menonjol Cate Blanchett sebagai ibu tiri yang jahat juga dianggap sebagai salah satu sorotan utama film tersebut, bersama dengan desain kostum dan set produksi film yang mewah dan elegan. Satu-satunya kritik utama yang dimiliki pengulas adalah plotnya yang dapat diprediksi, karena tim kreatif memutuskan untuk tetap setia pada animasi klasik aslinya. 2) Pete’s Dragon (2016) – 88% Peringkat kedua adalah film petualangan fantasi David Lowery, Pete’s Dragon, yang didasarkan pada fantasi musikal Disney tahun 1977 dengan nama yang sama. Saat ini ia memegang peringkat persetujuan 88% di Rotten Tomatoes. Berbeda dengan tontonan musik aslinya, remake tahun 2016 memilih cerita yang lebih membumi, visual, dan tulus. Lowery dipuji atas visi dan arahan sinematiknya yang menonjolkan tema film dan cerita menawan. Penampilan para pemain ansambel juga mendapat banyak pujian, terutama penggambaran Oakes Fegley yang luar biasa tentang seorang anak yatim piatu yang menjalin ikatan tak terduga dengan seekor naga. 1) The Jungle Book (2016) – 94% Mengklaim judul remake live-action Disney dengan rating tertinggi adalah film petualangan fantasi tahun 2016 karya Jon Favreau, The Jungle Book. Selama penayangan teatrikalnya, film ini memperoleh skor baru sebesar 94% di Rotten Tomatoes. Film ini dipuji secara universal karena efek visualnya yang canggih, dengan para kritikus menggambarkan penggunaan animasi CGI fotorealistik sebagai tonggak sejarah sinematik utama. Para kritikus juga memuji para pemain ansambelnya yang bertabur bintang, termasuk Ben Kingsley, Idris Elba, Bill Murray, Lupita Nyong’o, dan Scarlett Johansson, yang menghidupkan karakter binatang melalui penampilan suara mereka yang luar biasa. Yang lain juga mengakui pilihan tim kreatif untuk membuat cerita lebih gelap dan epik dibandingkan dengan film aslinya, yang tentunya meningkatkan perjalanan Mowgli.
Diterbitkan : 2026-07-10 19:00:00
sumber : www.comingsoon.net



