Mantan gelandang Real Madrid mengakui dia akan senang kembali ke Bernabeu: ‘Siapa yang tidak…’
Karir bermain Fabinho telah membawanya dari Real Madrid Castilla ke Monaco, Liverpool dan sekarang Al-Ittihad, namun pemain Brasil itu menegaskan bahwa kekagumannya terhadap Los Blancos tidak pernah pudar. Lebih dari satu dekade setelah masa kerja singkatnya di Santiago Bernabeu, sang gelandang telah berbicara hangat tentang kemungkinan mengenakan seragam putih terkenal itu lagi. Meskipun tidak ada indikasi bahwa Real Madrid sedang mempertimbangkan untuk merekrut gelandang berpengalaman tersebut, komentarnya mengingatkan akan hubungan kuat yang masih dia rasakan dengan klub tempat dia pertama kali merasakan sepakbola tingkat atas Eropa. Fabinho tidak ragu lagi Saat wawancara dengan El Chiringuito TV, pemain internasional Brasil itu ditanya apakah dia akan tertarik untuk kembali ke Santiago Bernabeu jika ada kesempatan. Perlu dicatat bahwa meskipun kembalinya Fabinho ke Real Madrid bukan bagian dari rencana klub saat ini, kekaguman sang gelandang terhadap Los Blancos tetap kuat seperti sebelumnya. Masa singkat di Madrid yang meluncurkan karir yang luar biasaFabinho pertama kali tiba di ibu kota Spanyol pada tahun 2012 ketika ia bergabung dengan Real Madrid Castilla dengan status pinjaman. IklanPada periode itulah ia bertemu dengan Jose Mourinho, yang secara pribadi menyambut pemain muda tersebut setelah kedatangannya di Madrid. Pemain asal Brasil ini mencatatkan satu penampilan senior untuk klub, masuk dari bangku cadangan melawan Malaga di La Liga pada Mei 2013. Menggantikan mantan bek Fabio Coentrao, ia memberikan pengaruh langsung dengan memberi umpan kepada Angel Di Maria saat kemenangan meyakinkan 6-2 di Santiago Bernabeu.Fabinho bermain untuk Real Madrid Castilla. (Foto oleh Buda Mendes/Getty Images) Meski debut menggembirakan, peluang reguler terbukti sulit ditemukan. Mencari sepak bola tim utama yang konsisten, Fabinho memilih untuk melanjutkan perkembangannya bersama Monaco, sebuah langkah yang mengubah kariernya. Penampilannya di Prancis akhirnya membuatnya dipindahkan ke Liverpool, di mana ia membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik Eropa. Selama berada di Anfield, ia mengangkat gelar Liga Premier dan Liga Champions UEFA sebelum memulai babak baru bersama Al-Ittihad.
Diterbitkan : 2026-07-08 07:05:00
sumber : sports.yahoo.com



